Pages

Thursday, February 28, 2013

Tujuh warganya ditawan, Perancis nyatakan tidak akan bernegosiasi dengan Mujahidin Nigeria

Tujuh warganya ditawan, Perancis nyatakan tidak akan bernegosiasi dengan Mujahidin Nigeria
PARIS (Arrahmah.com) – Perancis tidak akan bernegosiasi dengan kelompok bersenjata dari Nigeria yang menawan tujuh warga Perancis, mereka ditangkap pada pekan lalu di Kamerun utara yang berbatasan dengan Nigeria.
Dalam video yang diposting di YouTube pada Senin (25/2/2013), Mujahidin Boko Haram mengancam akan membunuh para tawanan kecuali otoritas di Nigeria dan Kamerun melepaskan para tahanan Muslim di penjara-penjara mereka.
Namun dalam sebuah wawancara dengan radio RTL, Jean-Yves Le Drian menolak tuntutan Mujahidin.  “Kami tidak bernegosiasi dengan kelompok semacam itu,” ujarnya.
“Kami akan menggunakan semua cara yang memungkinkan untuk memastikan para sandera dibebaskan,” klaimnya.
Perancis seperti tidak mau belajar dengan peristiwa di masa lalu di mana warganya akhirnya tewas karena pemerintah mereka menolak bernegosiasi dan lebih memilih untuk mengabaikan nyawa warga negaranya.
Mujahidin Boko Haram dalam video tersebut juga menyoroti invasi militer Perancis di Mali utara sejak Januari lalu untuk menggulingkan pemerintahan Islam di sana.
“Presiden Perancis telah meluncurkan perang terhadap Islam,” ujar seorang Mujahid dengan tegas dalam video. (haninmazaya/arrahmah.com)

Cetar Membahana, Halaman Kedua Sudah Dimulai: Anas - Ibas Merenggang

JAKARTA (voa-islam.com) – Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum itu telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Atas status barunya, Anas mengatakan, ini baru halaman pertama. Dan kini, Anas mulai membuka halaman kedua. Di halaman ini, Anas mulai mengganas.  Ia menyatakan siap untuk memberikan kesaksian soal Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas yang menerima aliran dana Hambalang.
Kalau KPK membutuhkan keterangan atau data, Anas siap memberi keterangan. Meskipun dia menyatakan, Menkumham Amir Syamsuddin paling tahu mengenai informasi ini seperti disampaikan M Nazaruddin. "Saran saya, yang tahu persis itu Amir Syamdudin," papar mantan ketua umum PB HMI tersebut.
Sebelumnya, Amir membantah mengetahui adanya laporan dari Nazarudin terkait aliran dana Hambalang ke Ibas. Menurutnya, tak ada kegiatan yang menyebutkan kalau Nazaruddin mengungkapkan aliran dana korupsi Hambalang, termasuk ke Ibas. 
Anas memaparkan, Amir ditugaskan oleh ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk memeriksa atau meminta keterangan Nazarudin.Menurutnya, di dalam proses permintaan keterangan ada informasi penting yang disampaikan Nazarudin selaku mantan bendahara umum Demokrat. Karenanya, ia pastikan kalau Amir tahu persis informasi yang disampaikan itu. 
"Pak Amir tahu persis. Diakui atau tidak, dibantah atau tidak. Itu hasil pemeriksaan Pak Amir yang dilaporkan kepada ketua dewan kehormatan dan disampaikan ke saya selaku ketua umum dan wakil dewan kehormatan," papar dia.
Anas mengaku tahu mengenai informasi tersebut. Hanya saja, hanya berupa intisari, tidak secara mendetil. Sementara rinciannya sepenuhnya diketahui Amir. "Pemain utama itu lebih utama. Pemain utama lebih afdol. Ibarat timnas, itu harus pemain utama. Kalau cadangan, kalah terus," tuturnya.
Anas Urbaningrum menilai pernyataan Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) hanya sebagai sebuah pendapat. Karenanya, ia menilai itu sebagai hal yang biasa. Ia pun menyatakan akan mendengarkan setiap pendapat yang ada. Hanya saja, Anas mengaku punya rumusan pendapat sendiri. 
Sebelumnya, Ibas meminta Anas untuk tidak banyak beropini di masyarakat. Ini menyusul tudingan Anas kalau putera bungsu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut ikut menerima aliran dana dari Hambalang.
Ibas juga menyangkal tudingan tersebut. "Saya katakan tudingan tersebut tidak benar dan tidak berdasar. Seribu persen saya yakin kalau saya tidak menerima dana dari kasus yang disebut-sebut selama ini," kata Ibas melalui rilis yang diterima wartawan, Rabu (27/2).
Sejak ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK, mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum tidak berkomunikasi dengan Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas. Padahal, keduanya diketahui berhubungan sangat dekat sebagai partner dan teman. Relasi Anas dan Ibas pun kini merenggang.
Renggangnya hubungan antara Anas-Ibas tersebut diduga karena penyebutan nama Ibas saat Anas mengantar Nazaruddin ke kediaman SBY di Cikeas sebelum pergi ke Singapura. Kala itu SBY disebut-sebut marah karena mengetahui Ibas menerima aliran uang proyek Hambalang.
Namun, hingga kini Ibas pun belum sama sekali disentuh KPK. Menurut Anas belum adanya komunikasi dengan Ibas tersebut dinilainya hanya biasa saja dalam sebuah hubungan atau relasi di internal partai. "Ya jeda sebentar tidak apa-apa," katanya. Desastian/dbs

Ada Iklan Masjid Agung Tasikmalaya Dijual di Situs Belanja Online: ‘Ini Pelecehan!’


Iklan masjid agung tasikmalaya-dok. asep juharyono-sindo tv-jpeg.imageTASIKMALAYA – Munculnya iklan penjualan Masjid Agung Tasikmalaya, Jawa Barat, di salah situs belanja online menggemparkan warga Tasikmalaya.
Tercantum, Masjid Agung Tasikmalaya dijual dengan harga Rp50 juta. Belum diketahui pasti maksud pelaku mengunggah iklan tersebut. Iklan diunggah oleh seseorang bernama Widya di situs tokobagus.com pada 17 Februari 2013 dengan nomor 17183122.
Beredarnya iklan tersebut mengundang kecaman dari warga dan pejabat setempat. Euis, salah seorang warga Tasikmalaya, mengungkapkan, iklan tersebut merupakan bentuk pelecehan. Masjid merupakan rumah ibadah umat Islam dan tidak bisa diperjualbelikan. Euis meminta polisi segera mencari dan menghukum pelaku.
Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, Selasa (27/2/2013), mengaku kaget dengan iklan tersebut. Dia mendesak polisi segera mengusut tuntas kasus ini. Budi juga meminta masyarakat dan tokoh agama menahan diri.
Sementara itu, Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Iwan Imam Susilo, menegaskan, pihaknya masih menangani kasus ini. Dia meminta masyarakat tidak terprovokasi dan tetap tenang. Ditambahkannya, polisi sudah membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus ini. Sumber: okezone (salam-online)


Pejabat rezim Syiah Irak kembali tewas oleh serangan mujahidin

Pejabat rezim Syiah Irak kembali tewas oleh serangan mujahidin
BAGHDAD (Arrahmah.com) – Departemen Informasi Daulah Islam Irak kembali merilis hasil-hasil operasi intelijen yang mereka lakukan dan berhasil mereka dokumentasikan di propinsi Baghdad untuk periode bulan Muharram 1434 H. Berikut laporan berkala tersebut untuk hari Ahad dan Selasa tanggal 25 dan 27 Muharram 1434 H bertepatan dengan 9 dan 11 Desember 2012 M.  
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Laporan tentang operasi-operasi intelijen di wilayah Baghdad

Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada nabi kita Muhammad, keluarganya dan seluruh sahabatnya. Amma ba’du.
Berikut ini laporan tentang operasi-operasi intelijen yang berhasil didokumentasikan dan dilakukan oleh mujahidin Daulah Islam Irak ~semoga Allah menjayakannya~ di sebagian wilayah dalam propinsi Baghdad selama bulan Muharram 1433 H, segala pujian dan karunia milik Allah semata.
1. Regu intelijen mujahidin memasang bom tempel pada mobil dinas perwira durjana Dinas Intelijan Nasional Shafawi berpangkat mayor. Allah menakdirkan bom tempel itu ditemukan, maka mujahidin meledakkannya terhadap mobil dinas itu di jalan raya 14 Ramadhan, wilayah Manshir. Mobil dinas itu hancur dan si perwira mengalami luka-luka ringan. Serangan ini dilakukan pada tanggal 25 Muharram 1434 H.
2. Menyerang dan membunuh seorang pejabat durjana Departemen Dalam Negeri rezim Shafawi dengan senjata berperedam suara oleh regu intelijen mujahidin di dekat Rushafah. Serangan ini menewaskan dirinya seketika di lokasi kejadian, sehingga mujahidin berhasil merebut kendaraan dan senjatanya. Serangan ini dilakukan pada tanggal 25 Muharram 1434 H.
3. Menyerang seorang durjana anggota tentara Dajjal dengan senjata berperedam suara oleh regu intelijen mujahidin. Serangan ini menewaskan dirinya seketika di lokasi kejadian, sehingga mujahidin berhasil senjatanya. Serangan ini dilakukan pada tanggal 27 Muharram 1434 H.

Allahu Akbar
Kemuliaan hanyalah milik Allah, Rasul-Nya dan kaum beriman, akan tetapi orang-orang munafik tidak memahaminya.

Departemen Informasi
Daulah Islam Irak

Sumber: Al-Fajr Media Center
(muhibalmajdi/arrahmah.com)

Wednesday, February 27, 2013

Nasaruddin Serukan Modernisasi Keagamaan Untuk Menghadang Radikalisasi

Jakarta (SI ONLINE) - Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar  mengatakan pentingnya menyelaraskan pemahaman agama dengan kehidupan masyarakat modern untuk meminimalisasi tindakan radikalisasi berlandaskan kepercayaan.

"Modernisasi keagamaan perlu dilakukan dalam artian menyesuaikan pemahaman keagamaan dalam konteks masyarakat modern. Dengan demikian dapat meminimalisir radikalisasi agama," ujar Nasaruddin Umar seperti dikutip ANTARA usai menghadiri pembukaan The Conference of Muslim-Christians Religious Leaders of Asia yang digelar ICIS di Jakarta, Selasa (26/2/2013).

Menurut Nasaruddin, pada dasarnya seluruh agama menganut modernisasi, bahkan agama yang menganut modernisasi lebih besar jika dibandingkan dengan penganut paham radikal.

Dengan modal tersebut, menurut dia, seluruh pihak harus menyuguhkan semangat modernisasi kepada umat bahwa agama tidakmengajarkan terorisme.

Dia mengatakan, dengan menyelaraskan pemahaman keagamaan dengan konteks masyarakat modern, akan tercipta keselarasan antara agama dan pemeluknya.

"Kalau ada jarak antara agama dan pemeluknya, berarti ada masalah. Kita harus mendekatkan dengan menyesuaikan tanpa mengorbankan ajaran-ajaran dalam agama itu sendiri," ujar bekas Dirjen Bimas Islam itu.

Pada bagian lain Nasaruddin mengatakan bahwa Pemerintah mendukung dan bangga atas terjalinnya diskusi antara pemuka agama melalui The Conference of Muslim-Christians Religious Leaders of Asia.

Dia mengatakan, melalui dialog dalam acara tersebut, dapat tercipta tukar gagasan dan pemikiran untuk menciptakan kerukunan di Asia bahkan di dunia.

"Indonesia aktif melakukan sosialisasi dialog antaragama. Kita pernah menyelenggarakan dialog serupa di Bali pada tahun 2005, yang dilandasi banyaknya perilaku intoleran, dan dalam diskusi itu dideklarasikan untuk menyuarakan toleransi antarumat beragam," ujar dia.

red: shodiq ramadhan

Sekolah Katolik AS Diguncang Skandal Seks


AS-sekolah-katolik-john-f-kennedy-diguncang skandal seks-jpeg.imageOHIO (SALAM-ONLINE): Puluhan warga Amerika Serikat mengaku telah menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan pendeta katolik. Sekitar 50 orang menyatakan telah dianiaya di Sekolah Katolik di Pennsylvania, Michigan, dan Ohio.
Kekerasan itu terjadi pada periode 1982 sampai 2007 yang dilakukan oleh Biarawan Fransiskan Brother Stephen Baker. Dia telah meminta maaf dalam sebuah catatan sebelum menikam dirinya sendiri sampai mati pada 26 Januari.
Kematian Baker datang setelah 11 laki-laki menuduhnya melakukan kekerasan seksual. Baker dituduh melakukan kekerasan itu saat menjadi guru dan pelatih di sekolah tinggi katolik John F. Kennedy di Warren Ohio, dari 1986-1990.
PressTV melaporkan Gereja Katolik Roma diguncang sejumlah skandal di AS dan Eropa selama beberapa tahun terakhir. Skandal tersebut termasuk penutupan kekerasan seksual pada anak-anak oleh pendeta. Mereka melindungi pedofil dan reputasi gereja.
Kabar mengejutkan baru-baru ini datang dari Paus Benediktus XVI yang mengundurkan diri dari jabatannya untuk pertama kali dalam sejarah modern Gereja Katolik. Dia akan resmi mundur pada 28 Februari 2013. Dalam sebuah laporan, Paus mundur karena mengetahui adanya skandal seks dan korupsi di Vatikan. (ROL)

Tuesday, February 26, 2013

Meluruskan Sejarah Kapitan Ahmad ‘Pattimura’ Lussy


CATATAN AGUNG PRIBADI
Pattimura-ini benteng duurstede fort-benteng tempat perjuangan Pattimura-Ahmad Lussy-bersama teman-temannya-jpeg.image
Fort Duurstede, benteng basis perjuangan Pattimura-Ahmad Lussy bersama teman-temannya
SALAM-ONLINE: Tokoh Muslim ini sebenarnya bernama “Ahmad Lussy”, tetapi dia lebih dikenal dengan “Thomas Mattulessy” yang identik dengan nama Kristen.
Inilah Salah satu contoh deislamisasi dan pengkhianatan kaum minor atas sejarah pejuang Muslim di Maluku atau Indonesia umumnya.
“Nunu oli Nunu seli Nunu karipatu Patue karinunu”
(Saya katakan kepada kamu sekalian (bahwa) saya adalah beringin besar dan setiap beringin besar akan tumbang tapi beringin lain akan menggantinya(demikian pula) saya katakan kepada kamu sekalian (bahwa) saya adalah batu besar dan setiap batu besar akan terguling tapi batu lain akan menggantinya).
Ucapan-ucapan puitis yang penuh tamsil itu diucapkan oleh Kapitan Ahmad Lussy atau dikenal dengan sebutan Pattimura, pahlawan dari Maluku.
Saat itu, 16 Desember 1817, tali hukuman gantung telah terlilit di lehernya. Dari ucapan-ucapannya, tampak bahwa Ahmad Lussy seorang patriot yangberjiwa besar. Dia tidak takut ancaman maut. Wataknya teguh, memiliki kepribadian dan harga diri di hadapan musuh. Ahmad Lussy juga tampak optimis.
Pattimura-ahmad lussy-1783-1817-jpeg.image
Ahmad Lussy Pattimura (1783-1817)
Namun keberanian dan patriotisme Pattimura itu terdistorsi oleh penulisan sejarah versi pemerintah. M Sapija, sejarawan yang pertama kali menulis buku tentang Pattimura, mengartikan ucapan di ujung maut itu dengan “Pattimura-Pattimura tua boleh dihancurkan, tetapi kelak Pattimura-Pattimura muda akan bangkit”.
Namun menurut M Nour Tawainella, juga seorang sejarawan, penafsiran Sapija itu tidak pas karena warna tata bahasa Indonesianya terlalu modern dan berbeda dengan konteks budaya zaman itu.
Di bagian lain, Sapija menafsirkan, “Selamat tinggal saudara-saudara”, atau “Selamat tinggal tuang-tuang.” Ini pun disanggah Tawainella. Sebab, ucapan seperti itu bukanlah tipikal Pattimura yang patriotik dan optimis.
Puncak kontroversi tentang siapa Pattimura adalah penyebutan Ahmad Lussy dengan nama Thomas Mattulessy, dari nama seorang Muslim menjadi seorang Kristen. Hebatnya, masyarakat lebih percaya kepada predikat Kristen itu, karena Maluku sering diidentikkan dengan Kristen.
Muslim Taat Ahmad Lussy atau dalam bahasa Maluku disebut Mat Lussy, lahir di Hualoy, Seram Selatan (bukan Saparua seperti yang dikenal dalam sejarah versi pemerintah). Ia bangsawan dari kerajaan Islam Sahulau, yang saat itu diperintah Sultan Abdurrahman.
Menurut sejarawan Ahmad Mansyur Suryanegara, Pattimura adalah seorang Muslim yang taat. Selain keturunan bangsawan, ia juga seorang ulama. Data sejarah menyebutkan bahwa pada masa itu semua pemimpin perang di kawasan Maluku adalah bangsawan atau ulama, atau keduanya.
Bandingkan dengan buku biografi Pattimura versi pemerintah yang pertama kali terbit. M Sapija menulis, “Bahwa pahlawan Pattimura tergolong turunan bangsawan dan berasal dari Nusa Ina (Seram). Ayah beliau yang bernama Antoni Mattulessy adalah anak dari Kasimiliali Pattimura Mattulessy. Yang terakhir ini adalah putra raja Sahulau. Sahulau bukan nama orang tetapi nama sebuah negeri yang terletak dalam sebuah teluk di Seram Selatan.”
Ada kejanggalan dalam keterangan di atas. Sapija tidak menyebut Sahulau itu adalah kesultanan. Kemudian ada penipuan dengan menambahkan marga Pattimura Mattulessy. Padahal di negeri Sahulau tidak ada marga Pattimura atau Mattulessy. Di sana hanya ada marga Kasimiliali yang leluhur mereka adalah Sultan Abdurrahman.
Jadi asal nama Pattimura dalam buku sejarah nasional adalah karangan dari Sapija. Sedangkan Mattulessy bukanlah marga melainkan nama, yaitu Ahmad Lussy. Dan nama Thomas Mattulessy sebenarnya tidak pernah ada di dalam sejarah perjuangan rakyat Maluku.
Berbeda dengan Sapija, Mansyur Suryanegara berpendapat bahwa Pattimura itu marga yang masih ada sampai sekarang. Dan semua orang yang bermarga Pattimura sekarang ini adalah Muslim. Orang-orang tersebut mengaku ikut agama nenek moyang mereka yaitu Pattimura.
Masih menurut Mansyur, mayoritas kerajaan-kerajaan di Maluku adalah kerajaan Islam. Di antaranya adalah kerajaan Ambon, Herat, dan Jailolo. Begitu banyaknya kerajaan sehingga orang Arab menyebut kawasan ini dengan Jaziratul Muluk (Negeri Raja-raja). Sebutan ini kelak dikenal dengan Maluku.
Mansyur pun tidak sependapat dengan Maluku dan Ambon yang sampai kini diidentikkan dengan Kristen. Penulis buku ‘Menemukan Sejarah’ (yang menjadi best seller) ini mengatakan, “Kalau dibilang Ambon itu lebih banyak Kristen, lihat saja dari udara (dari pesawat), banyak Masjid atau Gereja? Kenyataannya, lebih banyak menara masjid daripada gereja.”
Sejarah tentang Pattimura yang ditulis M Sapija, dari sudut pandang antropologi juga kurang meyakinkan. Misalnya dalam melukiskan proses terjadi atau timbulnya seorang kapitan. Menurut Sapija, gelar kapitan adalah pemberian Belanda. Padahal tidak.
Perjuangan Kapitan Ahmad Lussy
Perlawanan rakyat Maluku terhadap pemerintahan kolonial Hindia Belanda disebabkan beberapa hal. Pertama, adanya kekhawatiran dan kecemasan rakyat akan timbulnya kembali kekejaman pemerintah seperti yang pernah dilakukan pada masa pemerintahan VOC (Verenigde Oost Indische Compagnie).
Kedua, Belanda menjalankan praktik-praktik lama yang dijalankan VOC, yaitu monopoli perdagangan dan pelayaran Hongi. Pelayaran Hongi adalah polisi laut yang membabat pertanian hasil bumi yang tidak mau menjual kepada Belanda.
Ketiga, rakyat dibebani berbagai kewajiban berat, seperti kewajiban kerja, penyerahan ikan asin, dendeng, dan kopi. Akibat penderitaan itu maka rakyat Maluku bangkit mengangkat senjata. Pada tahun 1817, perlawanan itu dikomandani oleh Kapitan Ahmad Lussy.Pattimura-Ahmad Lussy-1783-1817-Pahlawan Muslim Maluku-jpeg.image
Rakyat berhasil merebut Benteng Duurstede di Saparua. Bahkan residennya yang bernama Van den Bergh terbunuh. Perlawanan meluas ke Ambon, Seram, dan tempat-tempat lainnya.
Perlawanan rakyat di bawah komando Kapitan Ahmad Lussy itu terekam dalam tradisi lisan Maluku yang dikenal dengan petatah-petitih. Tradisi lisan ini justru lebih bisa dipertanggungjawabkan daripada data tertulis dari Belanda yang cenderung menyudutkan pahlawan Indonesia.
Di antara petatah-petitih itu adalah sebagai berikut:
 “Yami Patasiwa
Yami Patalima
Yami Yama’a Kapitan Mat Lussy
Matulu lalau hato Sapambuine
Ma Parang kua Kompania
Yami yama’a Kapitan Mat Lussy
Isa Nusa messe
Hario,
Hario,
Manu rusi’a yare uleu uleu `o
Manu yasamma yare uleu-uleu `o
Talano utala yare uleu-uleu `o
Melano lette tuttua murine
Yami malawan sua mena miyo
Yami malawan sua muri neyo
(Kami Patasiwa
Kami Patalima
Kami semua dipimpin Kapitan Ahmad Lussy
Semua turun ke kota Saparua
Berperang dengan Kompeni Belanda
Kami semua dipimpin Kapitan Ahmad Lussy
Menjaga dan mempertahankan
Semua pulau-pulau ini
Tapi pemimpin sudah dibawa ditangkap
Mari pulang semua
Ke kampung halaman masing-masing
Burung-burung garuda (laskar-laskar Hualoy)
Sudah pulang-sudah pulang
Burung-burung talang (laskar-laskar sekutu pulau-pulau)
Sudah pulang-sudah pulang
Ke kampung halaman mereka
Di balik Nunusaku
Kami sudah perang dengan Belanda
Mengepung mereka dari depan
Mengepung mereka dari belakang
Kami sudah perang dengan Belanda
Memukul mereka dari depan
Memukul mereka dari belakang).”
Berulangkali Belanda mengerahkan pasukan untuk menumpas perlawanan rakyat Maluku, tetapi berulangkali pula Belanda mendapat pukulan berat. Karena itu Belanda meminta bantuan dari pasukan yang ada di Jakarta. Keadaan jadi berbalik. Belanda semakin kuat dan perlawanan rakyat Maluku terdesak.
Akhirnya Ahmad Lussy dan kawan-kawan tertangkap Belanda. Pada tanggal 16 Desember 1817 Ahmad Lussy beserta kawan-kawannya menjalani hukuman mati di tiang gantungan.
Nama Pattimura sampai saat ini tetap harum. Namun nama Thomas Mattulessy lebih dikenal daripada Ahmad Lussy atau Mat Lussy.
Menurut Mansyur Suryanegara, memang ada upaya-upaya deislamisasi dalam penulisan sejarah. Ini mirip dengan apa yang terjadi terhadap Wong Fei Hung di Cina.
Pemerintah nasionalis-komunis Cina berusaha menutupi keislaman Wong Fei Hung, seorang Muslim yang penuh izzah (harga diri) sehingga tidak menerima hinaan dari orang Barat. Dalam film Once Upon A Time in China, tokoh kharismatik ini diperankan aktor ternama Jet Li.
Dalam sejarah Indonesia, seperti halnya Pattimura, Sisingamangaraja yang orang Batak, sebenarnya juga seorang Muslim, karena mengibarkan bendera merah putih.
Ada apa dengan bendera merah putih? Mansyur merujuk pada hadits Imam Muslim dalam Kitab Al-Fitan Jilid X, halaman 340 dari Hamisy Qastalani. Di situ tertulis, Imam Muslim berkata:
“Zuhair bin Harb bercerita kepadaku, demikian juga Ishaq bin Ibrahim, Muhammad bin Mutsanna dan Ibnu Basyyar. Ishaq bercerita kepada kami. Orang-orang lain berkata: Mu’adz bin Hisyam bercerita kepada kami, ayah saya bercerita kepadaku, dari Qatadah dari Abu Qalabah, dari Abu Asma’ Ar-Rahabiy, dari Tsauban, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, ‘Sesungguhnya Allah memperlihatkan kepadaku bumi, timur dan baratnya. Dan Allah melimpahkan dua perbendaharaan kepadaku, yaitu merah dan putih’.”
Pattimura-Fort Victoria (sekarang menjadi Markas KODIM 733 Batalyon Masariku) sbg saksi Sejarah Kegigihan Pattimura dlm mengusir penjajah dari tanah Maluku. Di depan benteng ini Pattimura dihukum Gantung-jpeg.image
Benteng Victoria (sekarang menjadi Markas KODIM 733 Batalyon Masariku) sebagai saksi Sejarah Kegigihan Pattimura dalam mengusir penjajah dari tanah Maluku. Di depan benteng ini Pattimura dihukum Gantung…
Demikianlah pelurusan sejarah Pattimura yang sebenarnya bernama Kapitan Ahmad Lussy atau Mat Lussy. Wallahu A’lam bish Shawab. (dari berbagai sumber).


Taruna Muslim: Panja Densus 88 akan berjalan lamban dan penuh intervensi

Taruna Muslim: Panja Densus 88 akan berjalan lamban dan penuh intervensi
JAKARTA (Arrahmah.com) – Ketua Umum Taruna Muslim, Ustadz Alfian Tanjung menilai Panitia Kerja yang menyelidiki pelanggaran Detasemen Khusus 88 dalam operasinya (Panja Densus 88) oleh DPR akan berjalan lambat karena anggota dewan akan disibukkan urusan menjelang Pemilu 2014.
“Panja Densus akan sangat lamban. Bahkan tidak efektif karena masing-masing partai akan disibukkan dengan konsolidasi politik,” ujarnya kepada arrahmah.com, Senin (25/2/2013) Jakarta.
Lebih dari itu, ia mengatakan kebijakan partai-partai terhadap densus 88 yang berada di Panja tersebut akan penuh intervensi oleh unsur eksternal.
“Pasti akan dapat intervensi baik oleh pemerintah NKRI,  Pemerintah AS, maupun Australia,” tegas Ustadz Alfian.
Kendati demikian, ia meminta ormas dan Umat Islam untuk tetap mengawal panja Densus 88 agar tidak diintervensi dan dapat berjalan sesuai tujuan dibentuknya Panja.
“Ormas Islam harus kuat-kuatan dengan upaya mereka membungka Panja,” ucap Ustadz Alfian.
Sementara itu,  Ustadz Alfian Densus 88 agar segera diaudit keuangannya dan sumber dananya, dan meminta Densus 88 agar segera pula untuk dibubarkan. “Petingginya juga harus diadili,” tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, DPR berencana membentuk panitia kerja pengawasan Densus 88.
“Tujuannya agar aspirasi dan kritik masyarakat terkait penanganan terorisme dapat ditangani oleh DPR dan direspon oleh Kapolri dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Panja juga akan meminta agar kinerja penanggulangan terorisme dilakukan secara transparan dan akuntabel,” ujar Almuzzammil, anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jumat (15/2/2013) seperti dilansir Antara.
Tindakan Densus 88 menurut dia, dalam menindak terduga teroris dinilai telah meresahkan masyarakat, terutama umat Islam.
Densus 88 diduga telah melakukan pelanggaran HAM berat, karena telah dengan sengaja beberapa kali melakukan salah tangkap dan salah tembak yang mengakibatkan korban nyawa dan luka-luka, ujar Muzzammil. (bilal/arrahmah.com)

Monday, February 25, 2013

Operasi syahid targetkan dinas intelijen dan markas kepolisian boneka Afghanistan

Operasi syahid targetkan dinas intelijen dan markas kepolisian boneka Afghanistan
LOGAR (Arrahmah.com) – Bom mobil di Afghanistan timur telah menewaskan sedikitnya dua agen intelijen boneka dan seorang pejabat polisi, klaim pejabat boneka Afghan seperti dilaporkan Al Jazeera.
Dalam serangan pertama pada Ahad (24/2/2013), bomber menabrakkan mobil yang ia kendarai ke dalam fasilitas milik Direktorat Keamanan Nasional (NDS), agen mata-mata Afghanistan, di kota Jalalabad, provinsi Nangarhar.
Peristiwa ini diikuti oleh serangan serupa di markas kepolisian di provinsi Logar.
“Terdapat serangan bom mobil di fasilitas intelijen di distrik dua,” ujar Hazrat Hussain Mashriqiwal, juru bicara kepolisian Jalalabad kepada AFP.
“Dua agen intelijen tewas dan tiga lainnya terluka.”
Di provinsi Logar, serangan serupa juga terjadi, menargetkan kepolisian boneka Afghanistan.  Polisi setempat mengatakan serangan terjadi di wilayah yang terletak di selatan Kabul, menghantam markas kepolisian yang berada di jalan raya utama menuju Kabul.
“Bomber yang mengendarai sebuah van menghantam pintu gerbang markas polisi di dekat Pol-i-Alam,” ujar Abdul Saboor Nasrati, kepala kepolisian Logar kepada AFP.
“Satu polisi tewas dan dua terluka,” klaimnya.
Zabiullah Mujahid, juru bicara Imarah Islam Afghanistan mengatakan pihaknya bertanggung jawab atas serangan tersebut.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Kisah Djohan Effendi, Ahmadiyah dan A. Hassan

Kisah Djohan Effendi, Ahmadiyah dan A. Hassan
Djohan Efendi
(Arrahmah.com) - Kisah perjalanan hidup Djohan Effendi sungguh unik. Sejak muda ia menjadi pengagum berat pemikiran Islam Ustadz A. Hassan, tokoh Persatuan Islam (Persis), yang dikenal sebagai penentang keras Ahmadiyah. Namun di usia senja, Djohan Effendi justru menjadi pembela Ahmadiyah. Sungguh ironis!
__________________________
Djohan Effendi. Namanya cukup dikenal sebagai pembela kelompok sempalan Ahmadiyah dan senior di kalangan aktivis liberal. Namanya masuk dalam buku “50 Tokoh Liberal di Indonesia” untuk kategori pionir atau pelopor gerakan liberal bersama dengan Ahmad Wahib, Munawir Sadzali, Harun Nasution, Nurcholis Madjid, Mukti Ali, dan Abdurrahman Wahid.
Peneliti asal Australia, Greg Barton juga menyejajarkan pria berkacamata tebal ini dengan tokoh-tokoh pelopor liberalisme di atas.
Saat umat Islam ramai menolak keberadaan Ahmadiyah dan meminta Presiden SBY agar mengeluarkan Keppres pembubaran organisasi yang didirikan oleh nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad tersebut, Djohan Effendi yang lahir di Kandangan Hulu, Kalimantan Selatan, 1 Oktober 1939, justru pasang badan membela Ahmadiyah.
Pria yang dikenal akrab dengan Gus Dur ini bahkan mengusulkan kepada pemerintah agar membuat pulau khusus bagi warga Ahmadiyah. Ia juga menyerukan agar pengikut Ahmadiyah mencari suaka politik ketimbang harus hidup di Indonesia.
Ketika menjabat di lingkungan Departemen Agama dan menjadi Menteri Sekretaris Negara pada era Presiden Gus Dur, Djohan juga menjadi bumper bagi kelompok Ahmadiyah.
Belakangan Djohan tak sekadar membela hak-hak warga Ahmadiyah, ia bahkan diduga kuat telah menganut ajaran kelompok tersebut. Bagi Djohan, Ahmadiyah mempunyai hak yang sama dalam menjalankan keyakinannya di Indonesia.
Namun siapa sangka, Djohan yang dikenal vokal membela Ahmadiyah, dahulu adalah sosok yang begitu mengagumi Ustadz A. Hassan, tokoh Persatuan Islam (Persis) yang justru dikenal sebagai penentang keras dan lawan hebat dalam perdebatan melawan Ahmadiyah.
A. Hassan pernah melakukan debat secara terbuka selama tiga hari dengan Ahmadiyah di Bandung dan Batavia pada tahun 1933. Dalam perdebatan yang dihadiri ribuan orang itu, A. Hassan yang mewakili kelompok Pembela Islam, berhadapan dengan para pemuka Ahmadiyah.
Debat fenomenal yang dikenang sepanjang sejarah itu menghadirkan tokoh-tokoh Ahmadiyah seperti Maulana Rahmad Ali dan Abu Bakar Ayyub. Sementara dari pihak Pembela Islam diwakili oleh A. Hassan.
Pihak Ahmadiyah kewalahan meladeni argumentasi yang disampaikan oleh A. Hassan. Ajaran sesat Ahmadiyah pun dikuliti habis-habisan.
Pada masa remaja, Djohan Effendi begitu terpengaruh dan mengagumi pola pikir dan pemahaman Islam A. Hassan dan organisasi Persatuan Islam. Karya-karya A. Hassan, seperti Soal Jawab tentang Masalah-masalah Hukum (Islam), dan tulisan-tulisan ulama tersebut di Majalah Pembela Islam dan Al-Lisan, begitu menarik perhatian Djohan saat itu.
Djohan pun berlangganan Majalah Al-Muslimun, sebuah majalah yang dikenal dengan tulisan-tulisan fiqihnya, yang diterbitkan oleh Persatuan Islam di Bangil. Majalah Pembela Islam dan Al-Muslimun sudah ia baca sejak duduk di Sekolah Rendah.
Ia tertarik dengan kemampuan A. Hassan dalam memaparkan argumen dan dalil-dalil ketika melakukan polemik ataupun debat terbuka. Ia mengkhatamkan risalah perdebatan antara A. Hassan dengan Hussein Al-Habsyi, tokoh Syiah di Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, tentang madzhab.
A. Hassan berpendapat, umat Islam tidak wajib bermadzhab, tapi wajib berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Sunnah. Sementara Hussein Al-Habsyi yang juga pengelola Yayasan Pendidikan Islam (YAPI) Bangil, berpandangan wajib bermadzhab. Sayang, apakah Djohan Effendi juga sudah membaca risalah perdebatan antara A. Hassan dengan para mubaligh Ahmadiyah?
Selain A. Hassan, Djohan Effendi juga mengagumi sosok KH Moenawar Cholil, tokoh Persis yang dikenal sebagai penulis buku terkenal berjudul “Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad”.
Begitu juga dengan tokoh Persis lainnya, seperti KH Isa Anshari, yang begitu menginspirasi Djohan Effendi. Ia kagum dengan “Manifesto Perjuangan Persis” yang digagas oleh KH Isa Anshari, sebagaimana pengakuannya dalam buku “Sang Pelintas Batas: Biografi Djohan Effendi” yang diterbitkan oleh Kompas, tahun 2009. Karena kekagumannya terhadap manifesto itu, Djohan bahkan pernah melamar menjadi anggota Persis. (hal. 27-28).
Setelah menamatkan sekolah di kampung halamannya, Djohan Effendi merantau ke Jogjakarta untuk menempuh studi pada Pendidikan Hakim Islam Negeri (PHIN). Sebelum berangkat ke Jogja, Djohan berkirim surat ke kantor Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis) di Bandung.
Dalam suratnya, ia meminta bantuan dari pimpinan Persis untuk bisa memperkenalkan anggota Persis yang tinggal di Jogja sebagai teman di sana sekaligus bisa mencarikan tempat kos di Kota Gudek itu.
Dari pimpinan Persis di Bandung, Djohan diminta menghubungi tokoh Persis di Jogjakarta bernama KH Ma’shum, yang juga dikenal sebagai ahli fiqih.
Setelah berkirim surat kepada KH Ma’shum, Djohan mendapatkan balasan dari kiai tersebut. Kepada Djohan, Kiai Ma’shum menyarankan agar ia indekos di rumah tokoh Aisiyah, Hj. Damiri, yang terletak di wilayah Kauman, basis santri di Jogjakarta.
Dalam suratnya, Kiai Ma’shum juga berpesan kepada Djohan, “Kalau mau mencari pangkat silakan ke Jogja. Tapi kalau ingin mencari ilmu Islam, datanglah ke Bangil (Pesantren Persis Bangil).” (hal. 42)
Sayang, menurut cerita, surat balasan Kiai Ma’shum datang terlambat. Djohan sudah lebih dulu datang ke Jogja dan studi di sana. Andaikan tidak, bisa saja Djohan Effendi mengikuti saran Kiai Ma’shum untuk menimba ilmu di Pesantren Persis Bangil, yang pada masa itu diasuh langsung oleh A. Hassan. Dan bisa saja, Djohan Effendi akan menjadi penentang hebat Ahmadiyah, sebagaimana A. Hassan, bukan malah menjadi pembela Ahmadiyah yang dilakoninya kini.
A-hassan-pendiri-Persis
A. Hassan (duduk, kiri) bersama pengurus Persis
Dari Jogjakarta inilah, Djohan dikabarkan mulai berkenalan dengan para aktivis Ahmadiyah dan berinteraksi dengan mereka…
Jalan hidup seseorang memang rahasia Ilahi. Begitupun dengan hidayah. Seseorang bisa saja, pagi hari beriman, senja hari menjadi kafir. Sekarang istiqamah, besok bisa menjadi munafik.
Karenanya, agar pasang surut kehidupan ini tetap berada dalam jalur yang benar, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallammengajarkan kepada umatnya untuk selalu berdoa dan meminta perlindungan Allah, “Wahai Dzat Yang Maha membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku dalam ketaatan kepada-Mu.”
(Artawijaya/salam-online/arrahmah.com)

Saturday, February 23, 2013

Israel Izinkan Perusahaan AS Untuk Lakukan Pengeboran Minyak di Golan, Suriah

Israel telah keluarkan izin pengeboran minyak pada wilayah pendudukan Golan Heights kepada sebuah perusahaan energi AS, sumber sektor energi mengatakan Kamis kemarin.
Israel merebut Golan dari Suriah dalam perang Timur Tengah tahun 1967 dan menguasainya tanpa sepengetahuan dunia internasional. Dataran tinggi strategis ini telah secara luas dikuasai Israel dan merupakan wilayah proyek turbin utama.
Sumber-sumber sektor energi mengatakan bahwa setelah tahun lalu Israel memutuskan untuk mengizinkan pencarian minyak dan gas di Golan, perusahaan Genie Energy diberikan izin untuk melakukan pengeboran. Perusahaan yang berpusat di New Jersey tersebut masih memerlukan izin kerja selanjutnya untuk melakukan pengeboran, sebuah proses yang memakan waktu.
Dewan Penasihat Strategis perusahaan ini berisikan sejumlah politisi dan pimpinan bisnis pro-Israel kelas tinggi: wapres AS – Dick Cheney, hartawan media – Rupert Murdoch, dan hartawan perbankan Inggris – Lord Jacob Rothschild.
Status Golan menjadi pusat perhatian dari dialog perdamaian Israel-Suriah sebelumnya, dengan Damaskus menuntut pengembaliannya. Dengan berlangsungnya revolusi dua tahun di Suriah yang mengancam kekuasaan Presiden Bashar al-Assad, Israel telah lakukan pengeboran di Golan.
Kamis kemarin, situs berita finansial – The Marker melaporkan bahwa persetujuan AS-Israel dalam mengembangkan gas alam Tamar di pantai Laut Tengah Palestina sedang dalam rumusan untuk menjual gas alam ke perusahaan-perusahaan Yordania.
Prospek Tamar, yang diperkirakan mencapai 274 bcm (bilyun kubik meter) dan merupakan salah satu penemuan terbesar dalam dekade terakhir, akan mulai diproduksi dalam beberapa bulan ke depan.
Yordania, layaknya Israel, menerima segelombang serangan pada pipa saluran tersebut dari Mesir. Namun Mesir tetap mensuplai Yordania dengan gas meski menghentikan suplainya ke Mesir tahun lalu.
Pipa saluran gas Mesir dengan Israel mengalami serangan lebih dari 13 kali sejak revolusi besar yang menumbangkan Presiden Mesir Husni Mubarak terjadi pada Januari 2011.
(DS/Al-Akhbar)

Pertempuran Meluas : Mujahidin FSA dengan Hizbullah. Bila Rezim Assad Jatuh, Maka Hizbullah Lebanon pun Terancam Jatuh

Bentrokan baru antara anggota Milisi Pembebasan Suriah (FSA) dan milisi Hizbullah di perbatasan Suriah-Lebanon telah mengangkat  perang regional Suriah- Libanon .
Ancaman perang tergambarkan sejak Kepala Staf FSA Brigjen Salim Idriss. Dalam sebuah wawancara dengan Al Arabiya Idriss memberi Hizbullah 48 jam untuk menghentikan operasi invasi militernya di Suriah atau menghadapi serangan FSA pada instalasi militernya  dalam Libanon.
Sebelum pengumuman itu, telah terjadi bentrokan di perbatasan antara anggota Hizbullah dan Militan FSA.
Sejak krisis di Suriah dimulai dua tahun lalu, pemerintah Lebanon berusaha untuk mengadopsi kebijakan netralitas untuk krisis politik di tetangganya.
Dalam sebuah wawancara dengan editor Al Arabiya di sela-sela acara konferensi Davos, Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati mengatakan: “Lebanon menegaskan kembali mengenai kebijakan politik dan tingkat keamanan atas krisis Suriah, kami hanya menjaga stabilitas negeri kami dan menghindari konsekuensi dan risiko terkait krisis tersebut. ”
Namun sikap eksplisit Hizbullah yang mendukung rezim Presiden Bashar al-Assad telah menggerogoti kebijakan itu dan seringkali membuat pemerintah resmi Beirut salah tingkah.
Dalam sebuah wawancara dengan Al Arabiya, tokoh sunni Libanon Ammar Houry menuduh Hizbullah dari Libanon melibatkan dalam krisis Suriah.
“Hizbullah mulai berpihak dengan rezim Assad terhadap rakyat Suriah,” kata Houry, menambahkan bahwa kelompok Syiah bersenjata telah menggunakan “pembenaran berdasar” untuk campur tangan  militer di Suriah.
“Kita warga Lebanon bersepakat melalui Deklarasi Baabda untuk menjadi netral terkait  semua krisis regional, kecuali tentu saja jika musuh Israel melibatkan diri, tentunya kami mengerti Hizbullah Lebanon akan melibatkan dirinya ,” kata Houry.
Houry tambahkan , adanya pembenaran oleh Hizbullah , mereka nyatakan  untuk melindungi orang-orang Lebanon yang tinggal di desa-desa di dalam wilayah Suriah dan bahwa mereka (orang-orang) akan membutuhkan perlindungan Hizbullah. Ini menunjukkan bahwa  ”seolah-olah keberadaan setiap rakyat Libanon dalam setiap benua di dunia ini  akan membutuhkan intervensi dari milisi Hizbullah.”
“Pemerintah Lebanon diperlukan untuk menjadi “pemerintah” Libanon, bukan sebagai alat tangan rezim Suriah,” tambah Houry.
Keterlibatan Hizbullah di Suriah akhir akhir ini dipandang sebagai tanda rezim Suriah yang goyah. “Rezim telah kehilangan banyak potensi militernya, mereka perlu milisi, dan pihak rezim terpaksa meminta bantuan militer perempuan di antara pasukannya, dan perlu bantuan Hizbullah,” kata al-Baba.
“Hizbullah berjuang untuk eksistensinya, jika rezim Assad di Suriah jatuh, Hizbullah akan dikepung. Jika rezim di Suriah ada  perubahan,maka  akan ada dukungan besar untuk anti-Hizbullah di Lebanon tentunya, “tambahnya.
(Mustapha Ajbaili/Al Arabiya)

Harits Abu Ulya: Serangan terhadap TNI karena pemerintah lakukan standar ganda soal terorisme

Harits Abu Ulya: Serangan terhadap TNI karena pemerintah lakukan standar ganda soal terorisme
JAKARTA (Arrahmah.com) - Kelompok sipil bersenjata di Papua semakin eksis karena pemerintah Indonesia bersikap mendua soal  terorisme. Di Papua, yang jelas-jelas aparat keamanan terus menjadi korban, pelaku tidak digolongkan sebagai teroris. Sementara kelompok-kelompok Islam dilabeli teroris.
Demikian diungkapkan  Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya, kepada arrahmah.com (22/2/2013) menanggapi serangan teror ddi Papua yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM).
“Ini akibat penyelesaian yang mendua. Pemerintah bersikap mendua, menggunakan standar ganda untuk menangani kasus yang sama di tempat yang berbeda. Di sini aparat keamanan sama-sama menjadi korban. Yang satu dilabeli teroris, yang di Papua tidak dilabeli teroris,” tegas Harits.
Kata Harits, sebenarnya sudah ada keinginan kuat dari Polri untuk menerapkan UU Teroris di Papua. Akan tetapi, dalam prakteknya UU Terorisme tidak diterapkan di Papua untuk menghadapi kelompok teroris OPM.  ”Tidak ada bukti, UU Terorisme diterapkan di Papua,” cetusnya.
Sementara di sisi lain, kata Harits, teroris terus dikaitkan dengan kelompok-kelompok Islam. Padahal  di lapangan, orang-orang yang dituduh teroris sebenarnya tidak layak dilabeli teroris.
“Isu terorisme sangat tidak jelas. Sementara di Papua, kelompok-kelompok yang mempunyai visi politik, terorganisasir baik, ada perencanaan, dan punya jaringan internasional, sama sekali tidak dilabeli terorisme. Apalagi kelompok teror ini sudah sering membunuh aparat, baik TNI ataupun Polri. Ini menunjukkan bahwa proyek terorisme ditujukan untuk Islam,” tegas Harits.
“Apakah standar ganda ini karena adanya konflik kepentingan antara institusi keamanan di negara ini?” tanyanya menambahkan.
Sejauh ini lanjut Harit, Polri, BIN, dan BNPT juga tidak melabeli teroris dan kemudian melakukan operasi keamanan untuk memburu para teroris Papua.
“Kenapa tidak berlaku seperti di Poso yang ancaman dari kelompo teror tidak lebih berbahaya di banding apa yang terjadi di Papua?” herannya.
Seperti diberitakan sebelumnya, 12 orang tewas akibat serangan bersenjata di Papua, diantaranya anggota TNI dan empat warga sipil.
Satu anggota TNI, Pratu Wahyu Bowo, dinyatakan tewas di Distrik Tingginambut. Wahyu ditembak di dekat Pos Satgas TNI Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, pada pukul 09.00 WIT, Kamis (21/2/2013).
Selanjutnya, tujuh anggota TNI lainnya tewas saat terjadi penghadangan serta penyerangan oleh kelompok bersenjata di Kampung Tanggulinik, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak Jaya, pukul 10.30 WIT. Kelompok bersenjata menyerang 10 anggota Koranmil Sinak Kodim 1714/Puncak Jaya yang sedang menuju Bandara Sinak untuk mengambil radio dari Nabire.
Dalam serangan di Distrik Sinak ini, tercatat empat warga sipil tewas. Diduga aksi penyerangan dilakukan oleh Gerakan Pengacau Keamanan (GPK) pimpinan Goliath Tabuni. Sedangkan penembakan di Distrik Sinak diduga dilakukan oleh kelompok teroris bersenjata pimpinan Murib. (bilal/arrahmah.com)

Ketua Dewan Dakwah Jakarta: Selamatkan Indonesia dengan Dakwah

JAKARTA, muslimdaily.net - ‘’Indonesia ini ibarat sebuah perahu. Jika kita membiarkan ada penumpang yang mencari jalan pintas mendapatkan air dengan cara melubangi perahu hingga bocor, maka kita akan turut tenggelam bersama perahu. Jadi, kita harus menyelamatkan Indonesia dengan dakwah, atau kita tidak akan selamat bersama Indonesia.’’

Taushiyah tersebut disampaikan Ketua Dewan Dakwah DKI Jakarta, H Hayat Setiawan, usai melantik Pengurus Dewan Da’wah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di Masjid Al Ikhlas, Perumahan Villa Dago Tol, Pamulang, Ahad (17/2).

Selain jajaran majelis syura dan pengurus harian Dewan Da’wah Tangsel, pelantikan juga dihadiri wakil-wakil ormas Islam dan pengurus masjid di Tangsel. Misalnya dari Muhammadiyah, Nahdhatul Ulama, Hizbut Tahrir Indonesia, Majelis Ulama Indonesia, dan lain-lain. Dewan Da’wah DKI Jakarta sebagai induk Dewan Da’wah Tangsel, juga mengirimkan jajaran pimpinannya menghadiri acara ini.

Ustadz Hayat mengatakan, da’wah adalah kewajiban agama sekaligus kebutuhan kemanusiaan.

Ketua Dewan Pembina Dewan Da’wah Kota Tangsel, Farid Hidayat, berpesan agar seluruh pengurus memiliki komitmen dan disiplin yang tinggi terhadap amanah yang diembannya.

‘’Meskipun terkendala kesehatan, saya tidak mau diam saja. Saya akan tetap turut memikirkan bagaimana mengembangkan organisasi dakwah kita ini,’’ katanya.

Da’i senior tersebut menambahkan, lebih-lebih pengurus yang jadi ketua dan koordinator, harus bekerja ekstra ikhlas, keras, dan cerdas.

Cikal bakal Dewan Da’wah Kota Tangsel sudah mulai beraktivitas tak lama setelah disahkannya Tangerang Selatan sebagai sebuah Kota di Propinsi Banten.

Selain pengajian pengurus, dakwah, dan syiar yang sudah biasa berjalan, para pengurus Dewan Da’wah Kota Tangsel juga mengikuti kegiatan-kegiatan di Dewan Da’wah Pusat, Banten, dan DKI Jakarta. Misalnya Mukerwil Banten di Serang, Pelatihan Pengelolaan ZIS (zakat, infak, sedekah) yang diselenggarakan LAZIS Pusat di Ponpes Daarul Fallah Bogor, Gathering Donatur LAZIS Pusat di Jakarta, Revitalisasi Da’i di Pusat, dan Muswil Dewan Da’wah Jakarta.

Sekretaris Dewan Da’wah Kota Tangsel, Rahmatullah Rusli, menambahkan, kegiatan yang sedang berjalan adalah aktiviasi website rumahdakwahtangerangselatan.com, penggalangan dana mewujudkan Rumah Dakwah Tangsel, dan pengajian umum reguler. (bowo)

HTI bersama ormas Islam minta Jokowi tolak pembangunan Kedubes AS

HTI bersama ormas Islam minta Jokowi tolak pembangunan Kedubes AS
JAKARTA (Arrahmah.com) - Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) bersama beberapa ormas Islam menemui Gubernur DKI Joko Widodo di gedung balai kota, Kamis (22/2/2013). Dalam pertemuan tersebut, mereka meminta agar Jokowi tidak mengeluarkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bagi pembangunan gedung baru Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS).
“Kami sudah diterima langsung oleh Jokowi, dan dia bilang akan memperhatikan aspirasi kami,” ujar juru bicara HTI, M Ismail Yusanto usai melakukan pertemuan dengan Jokowi di gedung balai kota.
HTI menolak keras rencana pembangunan gedung baru tersebut. Mereka menganggap hal itu akan semakin mengokohkan penjajahan AS atas Indonesia.
“Gedung itu akan memuat staf yg mereka katakan sampe 16 ribu dan tentu itu akan memberikan pengaruh sangat besar kepada masa depan negara kita. Pembesaran gedung Kedubes AS tentu akan memperbesar juga hegemoni amerika atas negeri ini,” ungkapya
Menurut Ismail, dalam pertemuan tersebut Jokowi mengatakan belum menerima permohonan IMB itu. Karena itu, lanjut dia, Gubernur DKI Jakarta itu juga tidak bisa memberikan komentar lebih banyak.
Ia juga mengatakan, dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 2,5 jam itu, Jokowi menjanjikan akan membuat sebuah forum publik. Di forum itu nantinya publik diberikan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi mengenai rencana pembangunan gedung baru Kedubes AS itu.
Namun demikian ia mengaku tidak puas dengan sikap Jokowi yang menurutnya kurang tegas. “Tapi dia sudah mau menerima kita dan bilang bahwa akan dijadikan pertimbangan itu sudah merupakan sikap yang baik,” ujarnya.
Menurut Ismail, persoalan pemberian IMB itu jangan hanya dipandang sebagai permasalahan teknik. Tapi, juga harus dianggap sebagai permasalahan politik. Karena itu, lanjut dia, harus ada sikap politis dari pemerintah mengenai hal tersebut.

Kedubes AS sudah mengumumkan rencana mengenai pembangunan gedung baru  melalui situs resmi mereka. Gedung baru tersebut rencananya akan dibangun di lokasi yang sama di mana saat ini Kedubes AS berdiri, yaitu di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta.
Disebutkan bahwa gedung akan dibangun 10 lantai dengan ruang kerja seluas 36.000 meter persegi. Diperkirakan pembanguanan gedung baru itu akan menelan biaya sebesar Rp 4,2 triliun.
HTI menolak keras rencana itu. Dengan membawa ratusan massa, mereka mendatangi gedung balai kota untuk meminta Jokowi agar tidak mengeluarkan IMB bagi pembangunan gedung baru tersebut.
Selain massa HTI, hadir juga beberapa ormas Islam yang turut juga mendukung penolakan rencana pembangunan Kedubes AS, di antaranya: Muhammadiyah, Jamaah Ansarut Tauhid (JAT), Mer-C, Indonesia Moeslim Brotherhood, dll. (bilal/dbs/arrahmah.com)

Monday, February 18, 2013

Delegasi Hamas Palestina Diusir di Bulgaria atas Desakan Zionis


Foto: Ahmad Youssef (thecornerreport)
Ahmad Youssef (thecornerreport)
GAZA (SALAM-ONLINE): Gerakan Perlawana Palestina (Hamas) di Jalur Gaza mengecam keputusan Pemerintah Bulgaria yang mengusir delegasi Hamas di negaranya. Menurut Hamas, keputusan itu diambil Bulgaria atas desakan sang penjajah Zionis.
“Kami mengecam tindakan yang merefleksikan adanya desakan Zionis,” ujar juru bicara Hamas Taher al-Nunu, seperti dikutip Maan, Sabtu (16/2/2013).
Ketua Parlemen Palestina Ahmad Bahar meminta Bulgaria untuk meminta maaf atas keputusannya yang mendeportasi para pejabat Hamas itu. Bahar menegaskan, para pejabat Hamas yang dikirim ke Negara Balkan itu memiliki kekebalan diplomatik yang diberikan Parlemen Palestina.
Seperti diketahui, aparat keamanan Bulgaria menyerbu kamar hotel yang ditempati oleh delegasi Hamas. Mereka pun memulangkan para pejabat Hamas yang sudah berada di Bulgaria, ke Jalur Gaza.
Pada awalnya, keberhasilan kunjungan pejabat Hamas ke Bulgaria cukup disambut oleh fraksi politik Palestina di Gaza itu. Hamas menyebut kunjungan itu sebagai bukti bahwa Eropa sudah mulai terbuka dengan Hamas dan tidak keberatan untuk mengeluarkan Hamas dari daftar kelompok teroris.
“Kunjungan ini menunjukan banyak negara Eropa yang terbuka kepada Hamas, banyak juga negara Eropa yang tidak keberatan Hamas dikeluarkan dari daftar kelompok teroris,” ujar salah satu pejabat Hamas, Ahmad Youssef, sebelum peristiwa pengusiran terjadi, seperti dikutip Ma’an News, Jumat (15/2/2013).
Kunjungan pejabat Hamas ke Bulgaria juga ditujukan untuk menghadiri pertemuan dengan anggota Parlemen Bulgaria. Namun para delegasi Hamas telah diperingatkan oleh Pemerintah Bulgaria, mereka tidak boleh berada dalam waktu yang lama di negara Eropa itu.
Pemerintah Bulgaria juga memberitahukan peristiwa pengusiran tersebut kepada Duta Besar Palestina di Bulgaria. Dalam pemberitahuannya, pemerintah Bulgaria menyatakan  keberadaan delegasi Hamas di negaranya tidak dapat diterima dan mereka memutuskan untuk mengusir mereka. (okezone/salam-online)

BPK Hanya Memotret Fakta yang Ditemukan

BPK-lkppDalam melaksanakan pemeriksaan, BPK hanya memotret kondisi fakta yang ditemukan selama proses pemeriksaan yang selanjutnya disimpulkan dalam bentuk pendapat/opini berdasarkan kondisi fakta yang ada.
Hal tersebut disampaikan Anggota BPK, Taufiequrachman Ruki kepada para Menteri, Wakil Menteri dan pejabat di lingkungan pemerintah pusat dalam acara Persiapan Pemeriksaan BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2012 di Gedung Juanda Kementerian Keuangan pada 11 Februari 2013.
Pemberian Opini BPK atas LKPP merupakan hasil objektif dari suatu pemeriksaan yang dilakukan melalui proses yang ketat dan sistematik. Opini merupakan hasil penilaian objektif dan BPK tidak memiliki kepentingan atas opini yang diberikan. “Baik buruknya opini yang diberikan BPK sangat tergantung pada usaha atas hasil yang dicapai pemerintah dalam memperbaiki kualitas laporan keuangannya,” tegas Taufiequrachman Ruki.
Pada kesempatan itu, Anggota BPK tersebut juga memberikan pemaparan terkait permasalahan yang ditemukan BPK pada laporan keuangan dan upaya perbaikan yang harus dilakukan pemerintah dalam memperbaiki kualitas laporan keuangannya.
Menurutnya, kelemahan dalam pencatatan dan penatausahaan Aset Tetap menjadi salah satu penyebab Laporan Keuangan Kementerian/Lembaga (LKPP) Tahun 2011 beropini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Aset Tetap belum seluruhnya dilakukan Investasi dan Penilaian (IP), Aset Tetap hasil IP dicatat ganda, Aset Eks BPPN berupa Aset Kredit belum didukung dokumen cessie, Aset eks BPPN yang telah diserahkan kepada PUPN tidak didukung oleh dokumen sumber yang valid.
Selain itu dalam LKPP tahun 2011, BPK juga menemukan permasalahan signifikan lainnya, antara lain mengenai inkonsistensi penggunaan tarif pajak dalam perhitungan PPh Migas dan perhitungan bagi hasil, masih terdapat selisih nilai Saldo Anggaran Lebih (SAL) tahun 2011 antara fisik dengan catatan, masih ditemukan PNBP pada 28 K/L yang terlambat/belum disetor, kurang/belum dipungut, dan digunakan langsung diluar mekanisme APBN.
Untuk itu, pemerintah perlu melakukan upaya-upaya perbaikan dalam Laporan Keuangannya. Antara lain, menetapkan dan menerapkan penyisihan atas aset Eks Kontraktor
Kontrak Kerja Sama (KKKS), segera menyelesaikan permasalahan pencatatan transaksi non anggaran yang menjadi salah satu penyebab selisih antara fisik dan catatan SAL serta menetapkan status kekayaan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan
Gas Bumi (SKK Migas) dan kebijakan akuntansi untuk pelaporannya di LKPP.
Senada dengan Anggota BPK, Menteri Keuangan Agus D.W. Martowardojo menyambut baik BPK dalam melaksanakan tugas konstitusional melakukan pemeriksaan LKKL, LKBUN dan LKPP tahun 2012. Pemerintah akan menyediakan data yang diperlukan selama pemeriksaan melalui tim counterpart dari masing-masing unit terkait.
“Semoga sinergi yang telah tercipta antara Kementerian Keuangan, K/L dan BPK dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Keuangan Negara yang diwujudkan dengan kualitas terbaik atas LKPP dan LKKL,” harap Menteri Keuangan.

BPK Akan Hadiri High-Level Meeting on The Rule of Law and The Environment

AIV_BPK_2Kamis, 14 Februari 2013, Anggota BPK, Ali Masykur Musa melakukan konferensi pers tentang rencana menghadiri high-level meeting on the rule of law and the environment yang diselenggarakan oleh United Nations Environment Programme (UNEP) di Nairobi, Kenya, pada 17 Februari 2013.
Pertemuan itu akan dihadiri oleh para Menteri Lingkungan Hidup dan perwakilan pemerintah dari beberapa negara, Ketua Mahkamah Agung, Kepala Pengadilan, Jaksa Agung, Ketua Badan Pemeriksa negara lain atau Supreme Audit Institutions (SAI), Hakim Agung dan perwakilan-perwakilan tinggi lainnya
Anggota BPK yang akan menjadi panelis dalam pertemuan di Nairobi itu, menjelaskan beberapa hal yang akan menjadi harapan dan disampaikan BPK dalam materi bertema Improving the Effectiveness of Environmental Law at The National Level.
“Meningkatkan kerjasama yang efektif dan optimal dengan institusi penegak hukum di negara masing-masing, meningkatkan kerjasama bilateral, regional dan multilateral antara SAI dalam pelaksanaan pemeriksaan, meningkatkan kerjasama dengan UNEP, Bank Dunia dan lembaga internasional lainnya guna mengoptimalkan kualitas pemeriksaan dan hasil pemeriksaan,” ungkap Ali Masykur Musa kepada para wartawan di Kantor Pusat BPK, Jakarta.
AIV_BPK
Pada konferensi pers tersebut, Anggota BPK juga menjelaskan mengenai beberapa aspek terkait pemeriksaan BPK, peran aktif BPK di kancah internasional dan peran pemeriksaan dalam upaya penegakan hukum.
Terkait pemeriksaan, BPK RI telah berpengalaman dalam melaksanakan pemeriksaan pengelolaan keuangan negara yang berperspektif lingkungan, antara lain, pemeriksaan manajemen hutan, kebakaran hutan, pengelolaan pertambangan, limbah rumah sakit, serta perikanan dan kelautan.
“Metodologi dan teknik pemeriksaan yang dilakukan telah menggunakan teknologi geo-spatial seperti Geographical Information System (GIS) dan Global Positioning System (GPS) serta teknologi lainnya,” jelas Ali Masykur Musa.
Menurutnya, dalam kancah internasional, BPK bersama Kelompok Kerja Audit Lingkungan Badan Pemeriksa Sedunia atau INTOSAI WGEA telah membuat manual audit kehutanan dan melakukan pemeriksaan bersama dalam kaitan isu perubahan iklim. “Selain aktif di INTOSAI WGEA, BPK RI juga aktif dalam pelaksanaan pemeriksaan bersama dengan Badan Pemeriksa negara lain,” ungkapnya.

    Saturday, February 16, 2013

    Perkuat TNI AD, Kemhan Akan Beli Black Hawk dari AS

    Jakarta (SI ONLINE) - Untuk menambah kekuatan alat utama sistem senjata (alutsista) TNI Angkatan Darat, Kementerian Pertahanan tengah mengkaji untuk membeli helikopter tempur Black Hawk dari Amerika Serikat .

    "Pilihannya adalah kalau nggak helikopter serbu Black Hawk, ya helikopter serang Apache. Itu termasuk dalam alutsista tambahan yang kami ajukan untuk dapat melengkapi kekuatan TNI AD," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro seusai sertijab pejabat Eselon I di Kantor Kemhan, Jakarta, Jumat (15/2/2013).

    Menurut dia, pembelian helikopter Apache sebenarnya sudah mendapatkan izin dari pemerintah Amerika Serikat. Hanya, Kemhan menginginkan jumlah yang banyak.

    "Kalau kita tidak bisa mendapatkan Apache yang cukup banyak, maka kita ingin Black Hawk. Terpenting helikopter tempur kita itu cukup banyak dan bisa untuk membangun kekuatan," kata Purnomo.

    Namun begitu, Kemhan belum bisa memutuskan akan memilih helikopter jenis apa. Saat ini Kemhan sedang menghitung dana yang sudah disediakan Kementerian Keuangan dan Bappenas. Ditargetkan, pembelian helikopter serang bisa terlaksana tahun ini.

    Berdasarkan pembicaraan awal, kata Purnomo, harga satu unit Apache mencapai 45 juta dolar AS dan Black Hawk sekitar 20 juta dolar AS per unit. “Black Hawk pilihanya karena Apache mahal. Ini masih dalam pembahasan pemerintah dan belum diajukan ke Komisi I DPR,” kata Purnomo.

    Kepala Badan Sarana Pertahanan Kemenhan Mayjen Ediwan Prabowo mengatakan, dana alokasi yang sudah disetujui sebesar 200 juta dolar AS untuk pembelian Black Hawk. Hasil diskusi dengan perwakilan Pentagon, kata dia, dengan alokasi dana sekarang hanya dapat delapan helikopter Apache, sedangkan untuk Black Hawk bisa didapat 20 unit.

    red: shodiq ramadhan
    sumber: ANTARA/Republika

    Keajaiban Shadaqah: 19 Tahun Dikubur Jasad Triyani Masih Utuh


    INFAQ DAKWAH CLUB –Warga Ciomas Bogor dihebohkan dengan utuhnya Triyani binti Kartomulyo, seorang wanita ahli shadaqah yang sudah 19 tahun dikubur. Jasad dan kain kafannya masih utuh tanpa menyebarkan bau busuk, padahal papan kayu penutup makam sudah hancur menjadi tanah.
    Keajaiban itu terungkap saat penggalian makam almarhumah di TPU Kampung Bubulak RT 1/Rw 09, Desa Laladon, Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor, pada Kamis pagi (14/2/2013).
    Pembongkaran makam Triyani itu dilakukan anak-anak almarhumah untuk memindahkan jasad almarhumah ke Purwodadi, Jawa Tengah, disandingkan di samping makam suami almarhumah.
    “Kami akan bawa jenazah ibu ke Jawa Tengah untuk dimakamkan dekat makam bapak,” kata Nanang Triyadi, anak sulung almarhumah.
    Pemindahan itu sendiri dilatari oleh keadaan kompleks makam Triyani yang makin rusak tergerus air sungai Ciapus. Sebelumnya, beberapa makam sudah hanyut dan rusak.
    “Rencananya memang mau dipindahkan daripada makamnya rusak,” kata Nanang Arianto (49), anak sulung almarhumah. “Kalau airnya meluap, bisa-bisa jenazahnya hanyut. Makanya sebelum makam ibu saya ikut ambrol, kita sepakat pindahin ke Purwodadi,” tambahnya.
    ...Ibu dermawan dan suka membagikan dagangannya kepada orang-orang yang membutuhkan. Pengemis dan gelandangan, sering dikasih makan kalau lewat depan warung...
    Usai digali, jenazah Triyani disemayamkan di rumah Teguh, anak keduanya, di Perum Taman Pagelaran, Jl. Cemara Blok D 3 no 29, Kelurahan Padasuka Ciomas Bogor. Spontan, rumah Teguh pun kebanjiran tamu yang ingin berkunjung dan melihat keajaiban itu dari dekat.
    Di rumah ini, jenazah yang meninggal pada 20 Juni 1994 ini dibaringkan di atas tikar plastik. Tampak kain kafannya masih utuh membungkus jasad almarhumah, meski warnanya telah memudar dan bercampur tanah. Yang membuat warga takjub, pada jasad almarhumah masih menempel daging dan kulit, walau terlihat mengecil. Warga semakin heran, karena jasad ini tidak mengeluarkan bau menyengat.

    AHLI SHADAQAH

    Utuhnya jasad Triyani ini mengingatkan pada keajaiban makam orang-orang shalih. Beberapa tahun lalu, pada Ahad (2/8/2009), hal serupa terjadi di Tangerang. Jenazah KH Abdullah Mukmin yang dimakamkan di area mushalla An-Najat di Jl Benda, Kota Tangerang, masih utuh meski telah 26 tahun berkalang tanah. Makam ulama yang  pernah menuntut ilmu selama 7 tahun di Darul Ulum Mekkah, Arab Saudi ini dibongkar karena rencana pelebaran jalan.
    Di Tangerang, keshalihan ulama yang sangat tegas ini tidak perlu dipertanyakan. Selain mengajarkan ilmu agama, Kiai Abdullah juga mengajarkan kewirausahaan kepada para muridnya, antara lain cara bercocok tanam. (baca: KH. Abdullah Mukmin: Dikubur 26 Tahun Jasad Masih Utuh)
    Keshalihan Triyani semasa hidupnya adalah suka bersedekah. Almarhumah dikenal sebagai wanita dermawan, meski hanya berprofesi sebagai seorang pedagang makanan. Ia selalu memberi bantuan bagi warga atau pengemis dan gelandangan yang kelaparan yang mampir ke warungnya.
    “Saya tidak tahu fenomena apa dengan kejadian ini. Tapi, mungkin karena amal baik ibu semasa hidupnya,” jelas Teguh. “Ibu saya dulu berjualan sayuran matang. Ibu dermawan dan suka membagikan dagangannya kepada orang-orang yang membutuhkan. Pengemis dan gelandangan, sering dikasih makan kalau lewat depan warung," tambahnya. [azka izzatillah/pkt, dtk]

    Friday, February 15, 2013

    Anak Ketua Majelis Syuro PKS Ridwan Hakim Dicegah KPK

    Jakarta (voa-islam.com) Dampak penahanan mantan Presiden PKS Lutfhi Hasan Ishak, terkait dugaan korupsi import daging sapi terus berkembang, dan terus memasuki pada tokoh-tokoh kunci yang mempunyai peranan besar di Departemen Pertanian, yang dipimpin kader PKS, Suswono.
    Sekarang anak Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, Ridwan Hakim, merupakan salah satu yang dicegah oleh KPK terkait kasus impor daging sapi. Ridwan Hakim diketahui  merupakan anak dari Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin yang sering disapa Ustad Hilmi.
    Pencegahan oleh KPK ini tentu akan menjadi perhatian luas publik, seberapa besar peranan Ridwan Hakim dalam  kaitannya dengan impor daging yang telah menyita perhatian publik secara.

    "Sejak tanggal 8 Februari, berlaku 6 bulan ke depan, KPK telah mengirimkan surat cegah terkait suap impor daging," kata Juru Bicara KPK Johan Budi, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (14/2/2013).

    Ridwan merupakan anak keempat  Hilmi Aminuddin. Sayangnya Johan tak mau berbicara soal peran Ridwan dalam kasus ini. Selain Ridwan yang dicegah KPK juga yakni Ahmad Zaki, Rudy Susanto, dan Jerry Roger. Sebelumnya KPK juga sudah mencegah empat tersangka kasus suap kuota impor daging. Salah satu yang dicegah yakni Elda Devianne Adiningrat.

    Elda kini tengah menjalani pemeriksaan di KPK. Disebut-sebut dia menjadi perantara dalam kuota impor. Sayangnya Elda yang ditemui wartawan di KPK tak mau berbicara.
    Ditahannya Luthfi dan sekarang dicegahnya anak Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin itu, menimbulkan berbagai spekulasi dan penilaian publik, sejauhmana peranan Ridwan Hakim di dalam kasus impor daging sapi di Departemen Pertanian? gh/dsb

    FOS ARMI: Bubarkan Densus 88!

    syaiful falah | Jumat, 15 Februari 2013 | 08:41:15 WIB | Hits: 128 | 2 Komentar




    Bogor (SI ONLINE) - FOS ARMI (Forum Silah Ukhuwah Antar Pemuda Muslim) bekerjasama dengan panitia Bogor Islamic Book Fair pada Rabu (13/2/2013) lalu menyelenggarakan diskusi yang membahas "Sepak Terjang Densus 88". Menurut salah satu pengunjung, acara yang bertempat di pelataran masjid Raya Bogor itu ternyata yang paling ramai pesertanya.

    Diskusi tersebut menghadirkan pembicara antara lain Ustadz Wilyudin Dhani (MUI Kota Bogor), Ustadz Nanang Ainurofi (JAT Jakarta) dan Syaiful Falah (Suara Islam). Acara tersebut dipandu oleh Deni Rahman selaku ketua FOS ARMI.

    Ustadz Dani sebagai pembicara pertama memberikan pemahaman dasar seputar terorisme. "Teror itu memberikan rasa tidak nyaman dan ketakutan kepada pihak lain, bahkan bisa sampai tindakan pidana dengan menyakiti pihak lain." jelasnya.

    "Oleh karena itu sebenarnya Densus lah penebar teror sesungguhnya, karena selama ini dari banyak kasus ternyata para korban adalah orang yang tidak bersalah. Namun karena kebanyakan mereka tembak ditempat maka sulit untuk membuktikannya," ujarnya.

    Ustadz yang aktif di Forum Umat Islam (FUI) Bogor ini juga menceritakan pengalamannya mendapatkan "teror". "Dahulu pengajian saya selalu diawasi oleh intel, namun karena kita terbuka dan akhirnya saya melaporkan ke kawan saya di kepolisian, setelah itu alhamdulillah "teror" tersebut sudah tidak lagi." cerita Ustadz Dhani.

    Sama dengan Ustadz Dhani, Ustadz Nanang yang aktif di Jamaah Anshoru Tauhid (JAT) juga menceritakan bagaimana kelompoknya yang selama ini yang selalu dikaitkan dengan terorisme. "JAT adalah sebuah Tanzim, gerakan dakwah yang terbuka dan resmi bergerak di tengah-tengah masyarakat. Kita punya AD/ART, tujuan serta visi misi yang jelas. Kita bukanlah kelompok yang ekslusif dan bergerak secara sembunyi," ujarnya.

    "Banyak sekali ikhwan kita di JAT yang menjadi korban fitnah kasus terorisme selama ini, namun itu tidak mematahkan semangat kita untuk terus berjuang menegakkan syariat Islam di bumi Allah ini," tegas Ustadz Nanang.

    Sebagai pembicara terakhir dari media Islam, Syaiful menjelaskan profil densus yang menjadi kaki tangan penjajah asing. "Kita punya data bahwa pembentukan densus 88 memang atas kepentingan asing seperti Amerika dan Australia, dan jelas bahwa pendanaannya juga dari sana. Sehingga ini merupakan intervensi penjajahan kepada negara kita. Dan ini bertolak belakang dengan yang ada didalam pembukaan UUD bahwa penjajahan diatas dunia harus dihapuskan," paparnya.

    “Di dalam Densus sendiri ada tim bayangan yang disebut Satgas Anti Bom, menurut informasi yang saya dapatkan tim Anti Bom ini terdiri dari orang-orang kafir yang dipimpin oleh Gories Mere (Kepala BNN) makanya mereka tega membunuhi orang-orang Islam,” tambahnya.

    "Densus selama ini melakukan kezaliman yang luar biasa, seperti contoh kasus terakhir di Bima, salah satu korbannya di tembak mati didalam masjid setelah melakukan shalat dhuha. Dan menurut pengakuan keluarganya, korban adalah orang yang baik, selama ini hanya penjual kue dan tidak terlibat dengan kegiatan terorisme," ujar Syaiful.

    Di akhir pemaparannya Syaiful mengajak jamaah untuk terus berjuang, dan menghentikan kezaliman Densus 88. "Untuk saat ini yang bisa kita lakukan adalah bicara dan menyebarkan informasi yang sebenarnya, oleh karena itu teruslah berdakwah. Ambillah berbagai informasi seputar masalah keumatan dari media Islam setelah itu sebarkan melalui jaringan media sosial dan sebagainya. InsyaAllah jika semua melakukan itu maka opini akan berkembang dan bisa menandingi dari media sekuler yang pro Densus itu," pesannya.

    Diskusi semakin menarik setelah banyaknya respon dari jamaah yang bertanya, dan alhamdulillah walaupun ada "intel" yang mengawasi acara tersebut berjalan lancar. Deni Rahman sebagai moderator menutup acara dengan mengajak jamaah bersama-sama berjuang agar kezaliman Densus bisa dihentikan, "Bubarkan Densus 88!" teriak Deni yang disambut pekikan takbir "Allahuakbar" dari para jamaah.


    Rep: Abu Nadhilah

    Putri & Istri Aktivis Islam yang Diculik Dikembalikan Penculiknya, Ada Apa di Balik Ini?


    Fauzan Al-Anshari saat bertemu kembali dengan istri dan putrinya di mushalla bandara Soekarno-Hatta-IMG00046-20130213-1738-jpeg.image
    Fauzan Al-Anshari saat bertemu kembali dengan istri dan putrinya di mushalla bandara Soekarno-Hatta
    JAKARTA (SALAM-ONLINE): Rabu (13/2/2013) sore itu adalah hari yang menggembirakan Fauzan Al-Anshari, Direktur Lembaga Kajian Politik & Syariat Islam (LKPSI). Betapa tidak. Putrinya, Alifah (10 bulan) dan istrinya, Umi Olif, kembali berkumpul dengannya setelah hilang diculik selama 4 hari, sejak Ahad (10/2/2013).
    “Alhamdulillah, berkat pertolongan-Nya, lalu bantuan orang-orang beriman, akhirnya istriku Umi Olif dan putriku Alifah kembali kumpul setelah diculik sejak Ahad (10/2/2013),” tuturnya via pesan singkat kepada salam-online, Rabu (13/2/2013) sore.
    Fauzan mengabarkan, bahwa ia bertemu dengan anak-istrinya di mushalla bandara Soekarno-Hatta, Rabu (13/2/2013)  jam 17.00 WIB. Sebelum bertemu, kata Fauzan, sahabat-sahabatnya di Jakarta, sudah lebih dahulu “mengamankan” anak-istrinya yang diantar penculiknya ke salah satu mushalla di bandara Soekarno-Hatta.
    “Sedangkan si penculik tidak tahu rimbanya. Tapi Allah Subhanahu Wata’ala akan tetap membalas semua perbuatannya. Semoga para penculik bertaubat dan mendapat hidayah-Nya. Jazakumullahu khoiron katsiron,” ungkap Pimpinan Pesantren Anshorulloh Ciamis, Jawa Barat ini.
    Siapa penculik putri dan istri mantan Ketua Departemen Data & Informasi Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) ini? Apa pula motifnya? Dan kenapa sang penculik akhirnya mengembalikan culikannya?
    Seperti diberitakan sebelumnya, ibu-anak itu diketahui bersama penculiknya naik bus ‘Budiman’ dari Banjar, Ciamis, Jawa Barat dan turun di pintu tol Cileunyi, Bandung pada pukul 13.30 WIB, Ahad (10/2/2013).
    Tetapi, menurut Fauzan, sehari sebelumnya, Sabtu (9/2/ 2013) beberapa warga sekitar pesantren Anshorulloh melihat Umi Olif menggendong Alifah menuju jalan raya dengan membawa tas bayi.
    Warga mengira Umi Olif menunggu bus, tapi masuk ke pesantren lagi. Saat ditanya kenapa pulang lagi? Umi Olif menjawab: tidak jadi.
    “Esoknya, Ahad (10/2/2013) pukul 08.00 ketika kami mengadakan kegiatan pembagian rapor untuk santri di Banjar, maka terjadilah peristiwa tersebut,” ungkap Fauzan.
    Dia sendiri tak bisa menghubungi istrinya via Hp, lantaran alat komunikasi yang biasa digunakan istrinya itu ditinggal di rumah. Saat mencoba melacak dari Hp istrinya, tak ditemukan jejak dan proses menghilangnya Umi Olif dan putrinya. SMS atau jejak nomor keluar dan masuk, semuanya kosong, sudah terhapus.
    Fauzan menceritakan, sebagaimana penuturan kondektur bus Budiman, Asep, yang berhasil dimintai keterangannya, Umi Olif menumpang bus Budiman jurusan Ciamis-Jakarta bersama seorang laki-laki paruh baya, berjenggot, berbaju koko, berjidat hitam. Asep semula menduga, lelaki misterius itu suami Umi Olif.
    “Saya dapat informasi hilangnya istri saya dari kondektur itu. Saya curiga, istri saya telah dihipnotis lelaki misterius itu. Kecurigaan pun muncul di benak kondektur bus Budiman saat mereka turun terburu-buru di pintu tol Cileunyi,” terang Fauzan.
    “Di atas bis itu ada penumpang laki-laki berjenggot dan berbaju koko usia setengah baya. Dia naik dari terminal Banjar, kira-kira 5 Km dari pondok pesantren. Tapi setelah itu sepertinya dia mau menaikkan penumpang. Ternyata benar, dia minta bis berhenti tepat di dekat masjid Agung Cisaga. Di seberang kanannya ada wanita bercadar biru menggendong bayi dan membawa tas warna cokelat, lalu naik ke atas bis dan duduk satu jok dengan laki-laki tersebut, ” demikian keterangan yang didapat Fauzan dari kondektur bis itu.
    Kondektur mengira mereka suami istri. Hanya saja, selama dalam perjalanan kondektur melihat keanehan lantaran mereka tak menunjukkan seperti suami-istri, malah terkesan saling membisu. Sementara wanita bercadar itu memegang Al-Qur’an kecil warna cokelat yang kadang dibacanya. Keanehan lainnya, tak seperti penumpang lainnya, saat di tempat istirahat makan, keduanya tidak turun makan atau shalat zuhur.
    Fauzan sendiri menduga, penculikan itu dilatarbelakangi sikap kritisnya dalam berdakwah yang kerap menyebut demokrasi sebagai sistem kufur dan  musyrik. “Bisa jadi ada yang merasa terganggu dengan dakwah saya. Saya sering bilang bahwa demokrasi itu sumber malapetaka, karena syirik hukumnya,” ungkap Fauzan.
    Menurutnya, sekitar satu bulan sebelum penculikan, ada pesan pendek (SMS) yang masuk, dengan nada mengancam. Si pengirim marah karena menganggap Fauzan mengkafirkan sesama Muslim.
    “Isi SMS itu menyatakan bahwa dakwah saya dianggap mengganggu strategi mereka yang tengah berjuang melalui sistem demokrasi. Orang itu juga bilang, asal tahu saja, kami ini mengutamakan umat daripada pribadi, ” ungkap Fauzan.
    Satu hal lagi yang mengherankan, ‘peneror’ mengirimkan SMS ke nomor khusus yang hanya diketahui beberapa orang saja. “Tidak ada yang tahu nomor khusus saya itu, kecuali orang-orang tertentu,” kata Fauzan.
    Fauzan sendiri menduga kuat, penculikan terhadap istri dan putrinya sebagai bagian dari operasi intelijen, berdasarkan adanya teror via SMS itu. “Mungkin ini adalah operasi intelijen. Dari fakta SMS teror itu, diduga ada keterkaitan dengan kelompok tertentu. Mereka masuk sistem demokrasi yang sangat terganggu dengan dakwah saya,” ungkap Fauzan.
    Pertanyaannya, jika dugaan Fauzan itu benar, mengapa harus menculik yang sasarannya istri dan putrinya?
    Semula Fauzan menduga target ‘penculikan’ di siang bolong itu adalah untuk memperjualbelikan istri dan bayi mungilnya (trafficking). Namun melihat teror SMS sebulan sebelumnya, Fauzan memunculkan analisa lain seperti tersebut di atas.
    Dugaan dan analisanya itu kian menguat, ketika Rabu (13/2/2013) pagi sekitar pukul 7 WIB ia mendapatkan SMS dari orang yang mengaku sebagai penculik istri dan anaknya. Dari situ, hingga mendekati pukul 11 siang terjadilah nego via SMS, termasuk alasan kenapa istri dan putrinya diculik. Salah satu isi pesan singkat dari penculik, “Tau sendiri kan risikonya, klw suka mengkafirkan org, aku tuh muak sm km.”
    Akhirnya, kata Fauzan, penculik mau mengembalikan anak dan istrinya, asal Fauzan tidak memblowup kasus (penculikan) ini. Jika tidak, ancamnya, maka anak dan istri Fauzan akan jadi mayat. Fauzan mencoba mengikuti maunya penculik yang menyepakati anak dan istrinya akan didrop di salah satu mushalla bandara Soekaro-Hatta, Rabu (13/2/2013) sore sekitar pukul 16.00 WIB.
    Fauzan yang saat berkomunikasi dengan sang penculik masih berada di kediamannya, Pesantren Al-Qur’an Anshorulloh, Ciamis, Jawa Barat, lantas meminta bantuan “pasukan”nya di Jakarta untuk lebih dahulu menyasar bandara Soekarno-Hatta.
    Dan, seperti diungkap di atas, sekitar pukul 17.00 WIB  Fauzan bertemu putri dan istrinya di salah satu mushalla bandara Soekarno-Hatta Terminal 1 A. Telepon seluler yang digunakan penculik saat melakukan komunkasi via SMS dengan Fauzan diberikan ke Umi Olif, sehingga memudahkan komunikasi dengan istrinya. “Pasukan” yang dimintai bantuannya oleh Fauzan pun tak sulit menemukan Umi Olif.
    Apa sesungguhnya yang terjadi? Mengapa akhirnya sang penculik mengembalikan istri dan buah hatinya itu?
    Selain tak ingin kasus ini digembar-gemborkan, menurut Fauzan, sepertinya si penculik jengkel lantaran keadaan Umi Olif sendiri di luar perkiraan penculik.
    Seperti dijelaskan Fauzan, Umi Olif memiliki tanda-tanda autis. Menurutnya, istrinya jika sudah suka sama orang tidak peduli risiko yang dihadapi. Kalau sudah percaya dengan seseorang sulit dicegah dan dibantah, memiliki bayangan dunia sendiri sehingga kurang fokus kalau diajak bicara.
    “Namun kelebihannya dia memiliki IQ yang cerdas, dia bisa menghafal khatam Al-Qur’an 30 juz dalam 2 tahun dan memiliki suara merdu kalau tilawah Qur’an,” papar Fauzan.
    Kondisi seperti ini, menurut Fauzan, memang lebih memudahkan Umi Olif untuk menerima hipnotis. Tapi, kata Fauzan, kondisi istrinya itu tak diketahui oleh sang penculik.
    Si penculiknya sendiri mengungkap pada Fauzan bahwa pada hari rencana penyerahan istri dan putrinya itu, Umi Olif menangis dan berteriak-teriak tak jelas. Itu juga yang makin mendorong si penculik berpikir untuk segera mengembalikan culikannya.
    Sampai tadi malam, Kamis (14/2/2103), Umi Olif masih belum sepenuhnya memberikan informasi perihal penculikan itu. Menurut Fauzan, istrinya masih memerlukan pemulihan.
    Lalu, siapa sesungguhnya pihak yang menculik putri dan istri aktivis Islam ini? Fauzan menduga kelompok besar, sebuah gerakan, yang selama ini mengatasnamakan Islam, tapi sudah mengalami perpecahan dan pecahannya masing-masing menjadi kelompok-kelompok baru.
    Di antara kelompok-kelompok ini, menurut Fauzan, ada yang mengubah strategi perjuangannya dengan menggunakan payung demokrasi. Dan merasa gerah dengan pihak-pihak yang dengan kerasnya mengecam sistem demokrasi, karena dianggap sangat mengganggu strategi perjuangan mereka.
    Fauzan Al-Anshari-anak & istrinya hilang, diculik-foto-dok fauzan al-anshari-jpeg.image“Dengan menggunakan operasi intelijen, bahkan menculik dengan menghipnotis, mereka mencoba membungkam suara-suara yang ‘mengharamkan’ demokrasi,” kata Fauzan. Fauzan menganalisa, operasi intelijen itu sangat mungkin menggunakan pihak lain yang berkolaborasi dalam kasus ini.
    Tentunya dugaan dan analisa ini masih memerlukan data pendukung yang lebih valid. Yang namanya dugaan dan analisa, bisa benar, bisa salah. Apapun ceritanya, yang terang menculik hanya dengan alasan lantaran tak senang dengan dakwah yang “men-syirik-kan”, “mengharamkan” dan “mengkufurkan” demokrasi, itu jelas sulit diterima.
    Sebab, kalau tak terima dengan pihak yang “mengkufurkan” demokrasi, mestinya buka pintu dialog. Bukankah demokrasi mengajarkan untuk bisa menerima perbedaan, lapang berbeda pendapat, dan lebih mengedepankan dialog ketimbang main fisik?  Wallahu A’lam! (salam-online)

    Inilah Kebiadaban Densus 88, Seret Petinggi Densus ke Pengadilan HAM !


    JAKARTA (voa-islam.com) – Tujuh orang yang belum jelas kesalahannya ditembak mati Densus 88 Anti Teror Mabes Polri di tiga tempat berbeda. Meski tidak terbukti, polisi menyatakan ketujuh orang tersebut terkait jaringan Poso. Mereka dituduh ikut bertanggungjawab terhadap penyerangan anggota polisi di Poso.
    Tentu saja, mereka yang mati ditembak densus, tak bisa dikonfirmasi, apalagi membela diri, karena nyawanya sudah dihabisi aparat densus. Padahal menurut saksi mata yang ditemui di lapangan menyatakan, tidak terjadi tembak menembak. Yang terjadi adalah tembak di tempat terhadap orang-orang yang tidak dalam posisi melawan.
    Di Makassar, dua orang yang diterjang peluru tajam oleh densus baru saja menunaikan shalat Dhuha di Masjid al-Afifah di komplek Rumah sakit Wahidin Sudirohusodo. Mereka ditembak saat masih berada di serambi masjid. Terlihat darah yang mengalir hingga ke pelataran, karena jenazahnya diseret aparat “keparat”.
    Sehari berikutnya, di Bima – NTB, Bakhtiar ditembak ketika sedang dibonceng temannya yang naik motor. Tuduhan yang sama juga dilemparkan pada Bakhtiar, terlibat jaringan Poso. Padahal Tim Pencari Fakta dan Rehabilitasi (TPFR) yang dibentuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat bersama ormas Islam dan LSM lokal, menemukan bukti bahwa Bakhtiar tidak pernah pergi ke Poso dalam dua tahun terakhir.
    Kemudian di Dompu di hari yang sama. Tiga orang yang sedang di sawah, dekat Terminal Gante Dompu ditembak oleh Densus 88.  Hingga kini wartawan belum mendapat informasi identitas korban penembakan.
    Tentu saja ini menjadi pertanyaan besar kita semua, siapa sesungguhnya yang teroris? Mengapa mereka ditembak dalam posisi yang tidak melawan. Benarkah mereka teroris seperti yang ditudukan densus atau korban salah tembak?
    Setiap kali digelar jumpa pers, polisi menyatakan punya bukti tentang kepemilikan senjata api berupa pistol atau bom rakitan. Tapi tuduhan itu semua adalah informasi datang secara sepihak dari pihak kepolisian, tanpa ada pembanding. Andai korban yang mati bisa berbicara, akan terkuaklah segala kedustaan densus 88.
    Sebelum penembakanberlangsung, beberapa waktu sebelumnya polisi secara semana-mena menyik sa 14 orang warga Poso. Mereka ditangkap dari tempat tinggal mereka dan dituding terlibat dalam penembakan terhadap empat anggota Brimob. Mereka ditahan selama tujuh hari. Dalam tahanan itulah mereka babak belur dihajar aparat kepolisian, mulai dari dipukul, disetrum, hingga dijepit kaki kursi. Mereka dilepas dengan kondisi terluka.

    Pelanggaran HAM Berat
    Komisioner Komnas HAM menyebut tindakan Densus 88, melakukan penggaran HAM berat, karena membunuh orang di luar pengadilan (extra judicial killing). Wakil Ketua Ketua Komnas HAM Muhammad Nurkhoiron dalam diskusi bulanan yang digelar Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Gedung Dewan Pers, Jakarta, mengatakan, kejadian di Makassar cenderung diskenariokan atau rekayasa.
    Mantan Komisioner Komnas HAM Saharuddin Daming menyebut tindakan densus sebagai pelanggaran HAM berat. Karena itu, densus dan petingginya yang terlibat pelanggaran HAM, patut diseret ke penyelidikan projustisia pelanggaran HAM berat. Yang juga bisa diseret adalah pimpinan Polri secara berurutan, karena dari merekalah Densus 88 memperoleh mandat untuk melakukan operasi extra judicial killing.
    Tindakan Densus melanggar UU 39 tahun 1999, khususnya pada penjelasan Pasal 104 junto UU 26 tahun 2000 tentang pengadilan HAM pasal 7 sub B dan Pasal 9, masing-masing dengan unsur pembunuhan, penghilangan orang, penyiksaan, teror, dan perbuatan lain yang sangat memenuhi syarat sebagaimana mandat kedua UU tersebut.
    Selain itu, operasi Densus juga melanggar UU No.5 tahun 1998 tentang ratifikasi Konvensi PBB tentang anti penyiksaan dan perendahan martabat manusia dan penghukuman yang merendahkan martabat manusia. “Semua ini sudah cukup bukti awal bahwa Densus 88 layak diseret ke depan pengadilan,” kata Daming. [Desastian]

    Jabhah Nushrah rebut dua posko militer di Dara'a, 14 tentara rezim Suriah tewas

    Jabhah Nushrah rebut dua posko militer di Dara'a, 14 tentara rezim Suriah tewas
    DARA’A (Arrahmah.com) – Mujahidin Jabhah Nushrah melakukan serangan pendadakan terhadap dua posko militer perbatasan di kawasan Abu Dzar Al-Ghifari, propinsi Dara’a pada Ahad (10/2/2013). Mujahidin berhasil merebut kedua posko, membunuh 14 tentara rezim Suriah dan merampas seluruh senjata serta peralatan perang di dalam kedua posko.
    Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
    logo jabhah nushrah
    Jabhah Nushrah – Penjelasan no. 237
    Serangan terhadap posko militer perbatasan di kawasan Abu Dzar Al-Ghifari – Dara’a

    Segala puji bagi Allah Yang memuliakan orang-orang beriman dan menghinakan orang-orang kafir. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada imam mujahidin dan komandan orang-orang yang wajahnya bercahaya karena basuhan air wudhu, nabi kita Muhammad, juga kepada keluarga dan semua sahabat. Amma ba’du.
    Allah telah memberi taufik kepada sekelompok mujahidin Jabhah Nushrah ~semoga Allah memenangkan mereka~ di kawasan Abu Dzar Al-Ghifari, propinsi Dara’a untuk menyerang dua posko militer pasukan perbatasan no. 63 dan no. 64. Mujahidin berhasil melakukan serangan surprise yang mengejutkan tentara thaghut dan menguasai dua posko militer perbatasan tersebut sesuai rencana yang telah digariskan, segala puji bagi Allah semata.
    Hasil dari serangan yang penuh berkah tersebut adalah menewaskan 14 tentara thaghut, termasuk seorang perwira, merampas seluruh persenjataan dan peralatan tempur yang ada dalam kedua posko milite tersebut, segala puji bagi Allah semata. Serangan itu dilakukan pada hari Ahad, 29 Rabi’ul Awwal 1434 H bertepatan dengan tanggal 10 Februari 2013 M.
    Mujahidin berangkat untuk menyerang posko militer musuh
    Mujahidin berangkat untuk menyerang posko militer musuh

    Sujud syukur atas kesuksesan operasi serangan
    Sujud syukur atas kesuksesan operasi serangan

    Senjata dan amunisi yang diperoleh mujahidin dari posko militer di Dara'a
    Senjata dan amunisi yang diperoleh mujahidin dari posko militer di Dara’a

    Allah Maha Melaksanakan urusan-Nya akan tetapi kebanyakan manusia tidak memahaminya.
    Jabhah Nuhsrah li-Ahli Syam
    Yayasan Media Al-Manarah Al-Baidha’

    Janganlah Anda melupakan kami dalam doa Anda
    Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam
    Rabu, 4 Rabi’ul Akhir 1434 H / 13 Februari 2013 M
    (muhibalmajdi/arrahmah.com)

    Galery Tragedi Tugu Tani


    Saksi Tragedi Maut Di Tugu Tani

    Tragedi Maut Di Tugu Tani, Jakarta Pusat

    Bukti ilmiah bahwa Quran itu benar

    Subhanallah, Orang Perancis Masuk Islam Setelah Melihat Sungai Di Dasar Laut dan Mengetahui bahwa hal itu tertulis dalam Al-Quran.

    Video dan gambar dibawah ini adalah bukti adanya sungai di bawah laut yang tercantum dalam Al Quran surat Al-Furqan:53 dan surat Ar-Rahman:19-20.

    http://www.youtube.com/watch?v=8q3Qa2k5i_E

    Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton rancangan TV `Discovery’ pasti kenal Mr.Jacques Yves Costeau , ia seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke berbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat film dokumentari tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton di seluruh dunia.

    Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya karena tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang asin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.

    Menampilkan: Al-Furqan (25) No. Ayat : : 53


    وَهُوَ الَّذِي مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ هَذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ وَهَذَا مِلْحٌ أُجَاجٌ وَجَعَلَ بَيْنَهُمَا بَرْزَخاً وَحِجْراً مَّحْجُوراً

    25.53. Dan Dialah yang membiarkan dua laut yang mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.

    Fenomena ganjil itu memeningkan Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari penyebab terpisahnya air tawar dari air asin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berfikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khayalan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.

    Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor Muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan (surat Al Furqan ayat 53 di atas dan surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez . Ayat itu berbunyi

    Menampilkan: Ar-Rahman (55) No. Ayat : : 19-20

    مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيَانِ

    55.19. Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,

    بَيْنَهُمَا بَرْزَخٌ لَّا يَبْغِيَانِ

    55.20. antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing .


    Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diartikan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air asin dari laut. Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat 22 yang berbunyi

    Menampilkan: Ar-Rahman (55) No. Ayat : : 22

    يَخْرُجُ مِنْهُمَا اللُّؤْلُؤُ وَالْمَرْجَانُ

    55.22. Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.


    Padahal di muara sungai tidak ditemukan mutiara. Mutiara hanya bisa ditemukan di samudra / laut. Dan pada perbatasan dua sungai tersebut terdapat kerang/mutiara.

    Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Al Qur’an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera. Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam

    Akhirnya terbukti pada abad 20. Mr. Costeau pun berkata bahwa Al Qur’an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar. Dengan seketika dia pun memeluk Islam.

    Allahu Akbar…! Mr. Costeau mendapat hidayah melalui fenomena teknologi kelautan. Maha Benar Allah yang Maha Agung. Shadaqallahu Al `Azhim. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

    “Sesungguhnya hati manusia akan berkarat sebagaimana besi yang dikaratkan oleh air.” Bila seorang bertanya, “Apakah caranya untuk menjadikan hati-hati ini bersih kembali?” Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Selalulah ingat mati dan membaca Al Quran.”

    Jika Anda seorang penyelam, maka anda harus mengunjungi Cenote Angelita, Mexico. Disana ada sebuah gua. Jika anda menyelam sampai kedalaman 30 meter, airnya air segar (tawar), namun jika anda menyelam sampai kedalaman lebih dari 60 meter, airnya menjadi air asin, lalu anda dapat melihat sebuah “sungai” di dasarnya, lengkap dengan pohon dan daun daunan.

    Setengah pengkaji mengatakan, itu bukanlah sungai biasa, itu adalah lapisan hidrogen sulfida, nampak seperti sungai… luar biasa bukan? Lihatlah betapa hebatnya ciptaan Allah ta’ala.

    //----dikutip dari suaramedia.com ----//

    Keajaiban Al-Qur'an

    Keajaiban Al-Qur'an
    Sungai Dalam Laut

    Keajaiban Al-Qur'an

    Keajaiban Al-Qur'an
    Sungai Dalam Laut

    Keajaiban Al-Qur'an

    Keajaiban Al-Qur'an
    Sungai Dalam Laut

    Keajaiban Al-Qur'an

    Keajaiban Al-Qur'an
    Sungai Dalam Laut

    Foto Keajaiban Al-Qur'an

    Foto Keajaiban Al-Qur'an
    Sungai Dalam Laut

    Untuk Direnungkan......!!!



    ~Jangan jadikan aku isterimu, jika kamu cepat Bosan & Berpaling pada Perempuan lain.
    Jawab :
    +Jangan kau pilih aku jadi suamimu, jika nanti setelah menikah kau tak bisa bersolek buat suamimu, tapi kau bersolek buat orang lain.

    ~Jangan jadikan aku istrimu, jika nanti kamu enggan hanya untuk menganti popok anakmu ketika dia terbangun malam hari, sedangkan selama sembilan bulan aku harus membawa nya diperut ku.
    Jawab :
    +Jangan sering mengandalkan suami untuk membantumu hanya sekedar mengganti popok anak kita; padahal suami sudah seharian mencari nafkah untuk kamu sebagai isteri..

    ~Jangan jadikan aku isterimu, jika nanti kita tidak bisa berbagi baik suka & sedih dan kamu lebih memilih teman perempuan lain untuk bercerita. aku hanya ingin berbagi dan aku bukan hanya teman tidur mu yang tidak bisa diajak bercerita sebagai seorang sahabat.
    Jawab:
    +Jangan kau sangka aku bercerita atau curhat pada teman wanitamu dan kau anggap selingkuh, karena kamu tak pernah bertanya pada suami, apa saja tugas2 di kantor yang membebaninya....Jangan mudah cemburu dan berprasangka...

    ~Jangan jadikan aku isteri mu, jika nanti kamu langsung tertidur setelah kita selesai bercinta.kamu harus tau aku menikmati kebersamaan denganmu.
    Jawab:
    +Kebersamaan bukan harus terus bermanja-manja dan mengatur atas otoritas suami pada isteri....juga jangan sampai melupakan ibadah kepada Allah......

    ~Jangan jadikan aku isteri mu, jika dengan alasan sudah tidak ada kecocokan kamu memutuskan bercerai/berpisah padaku.
    Jawab :
    +Ketidakcocokan itu ada pada siapa, siapa yang memulai dan kenapa harus dibiarkan menjadi masalah yang besar. Cari solusi bersama dan hilangkan keangkuhan masing2...

    ~Jangan jadikan aku isterimu, jika nanti kamu memilih tamparan dan pukulan untuk memperingati kesalahan ku.sedangkan aku tidak tuli dan masih bisa mendengarkan kata katamu yg lembut tapi berwibawa.
    Jawab:
    +Tidak tuli. namun sebagai isteri tidak mengindahkan peringatan suami, apa artinya teguran suami jika suami sudah memberitahu kalau isterinya bersalah....jangan membuat suami sampai gusar...apalagi berlarut-larut.....

    ~Jangan jadikan aku isterimu, jika setelah seharian bekerja kamu tidak segera pulang dan memilih bertemu teman teman mu.
    Jawab:
    +Aku harap kamu harus memaklumi dan memahami tugas dan tanggungjawab suami serta tugas2 suami di kantor dengan cara bertanya kepada suami.....jangan cepat berprasangka....apalagi menuduh dan memfitnah suami...

    ~Jangan pilih aku sebagai isterimu, jika nanti kamu malu membawaku kepesta temen temenmu&memperkenalkan aku sebagai istrimu. Takkan kubiarkan kamu biarkan aku sebagai pajangan dirumah sedangkan kamu lebih memilih berpergian dengan temen temanmu. Bagiku pasangan bukan sebuah trofi atau pajangan
    Jawab:
    +Sebagai suami jelas tahu dan paham, tetapi isteri jangan sering menuntut untuk hadir ke pesta yang sesungguhnya tidak ada sangkut pautnya dengan kehadiranmu disana....jangan bersolek berlebihan di pesta hanya untuk memamerkan perhiasan yang kamu punya...

    ~Jangan Pilih aku jadi istrimu, jika nanti kamu berpikir akan mencari pengganti ketika tubuhku tak selangsing sekarang.kamu tentunya tau kalau kamu juga ikut andil besar dengan melar nya tubuh ku.
    Jawab:
    +Sebagai seorang isterinya tentunya kamu paham, kalau suami suka dengan tubuh langsing, akan tetapi kamu tidak berusaha dan merawat kelangsingan tubuh kamu. Kamu hanya menuruti hobimu yang suka makan tiada henti...ingat itu...

    ~Jangan Buru Buru Menjadikan ku Sebagai Isterimu, Jika saat ini kamu masih belum bisa menerima Kekurangan & Kelebihanku. Sedang seiring waktu kekurangan bukan semakin tipis tapi semakin NYATA....
    Jawab:
    +Hendaknya keduabelah pihak saling menerima kekurangan dan kelebihan masing2. bukannya seperti ini: Wanita berkata :"Pilih aku apa adanya, tetapi buat pria kau berkata"Kau ADA APANYA" buat ku.....heheheeee...

    Gerakan OPM di Video Youtube

    Muhammad Yahya Waloni

    Ceramah mantan pendeta, Muhammad Yahya Waloni.
    Mantan rektor universitas kristen Papua,
    Sudah pernah mengangkat pendeta sebanyak 3000 pendeta lebih...
    Akhirnya mendapatkan hidayah dan masuk islam...


    Al-Qur'an Online

    No. Surah Dengarkan Ayat Dengarkan TerjemahanJumlah SurahTempat Turun
    1. Al-Fatihah MP3 | SWF Player7Makiyah
    2. Al-Baqarah MP3 | SWF Player286Madinah
    3. Ali Imran MP3 | SWF Player200Madinah
    4. An-Nisaa MP3 | SWF Player176Madinah
    5. Al-Maidah MP3 | SWF Player120Madinah
    6. Al-An'am MP3 | SWF Player165Makiyah
    7. Al-A'raf MP3 | SWF Player206Makiyah
    8. Al-Anfaal MP3 | SWF Player75Madinah
    9. At-Taubah MP3 | SWF Player129Madinah
    10. Yunus MP3 | SWF Player109Makiyah
    11. Huud MP3 | SWF Player123Makiyah
    12. Yusuf MP3 | SWF Player111Makiyah
    13. Ar-Ra'd MP3 | SWF Player43Madinah
    14. Ibrahim MP3 | SWF Player52Makiyah
    15. Al-Hijr MP3 | SWF Player99Makiyah
    16. An-Nahl MP3 | SWF Player128Makiyah
    17. Al-Israa' MP3 | SWF Player111Makiyah
    18. Al-Kahfi MP3 | SWF Player110Makiyah
    19. Maryam MP3 | SWF Player98Makiyah
    20. Thaahaa MP3 | SWF Player135Makiyah
    21. Al-Anbiyaa MP3 | SWF Player112Makiyah
    22. Al-Hajj MP3 | SWF Player78Madinah
    23. Al-Mu'minuun MP3 | SWF Player118Makiyah
    24. An-Nuur MP3 | SWF Player64Madinah
    25. Al-Furqaan MP3 | SWF Player77Makiyah
    26. Asy-Syu'araa MP3 | SWF Player227Makiyah
    27. An-Naml MP3 | SWF Player93Makiyah
    28. Al-Qashash MP3 | SWF Player88Makiyah
    29. Al-'Ankabuut MP3 | SWF Player69Makiyah
    30. Ar-Ruum MP3 | SWF Player60Makiyah
    31. Luqman MP3 | SWF Player34Makiyah
    32. As-Sajdah MP3 | SWF Player30Makiyah
    33. Al-Ahzab MP3 | SWF Player73Madinah
    34. Saba' MP3 | SWF Player54Makiyah
    35. Faathir MP3 | SWF Player45Makiyah
    36. Yaa Siin MP3 | SWF Player83Makiyah
    37. Ash-Shaaffat MP3 | SWF Player182Makiyah
    38. Shaad MP3 | SWF Player88Makiyah
    39. Az-Zumar MP3 | SWF Player75Makiyah
    40. Al-Mu'min MP3 | SWF Player85Makiyah
    41. Fushshilat MP3 | SWF Player54Makiyah
    42. Asy-Syuura MP3 | SWF Player53Makiyah
    43. Az-Zukhruf MP3 | SWF Player89Makiyah
    44. Ad-Dukhaan MP3 | SWF Player59Makiyah
    45. Al-Jaatsiyah MP3 | SWF Player37Makiyah
    46. Al-Ahqaaf MP3 | SWF Player35Makiyah
    47. Muhammad MP3 | SWF Player38Madinah
    48. Al-Fat-h MP3 | SWF Player29Madinah
    49. Al-Hujuraat MP3 | SWF Player18Madinah
    50. Qaaf MP3 | SWF Player45Makiyah
    51. Adz-Dzaariyat MP3 | SWF Player60Makiyah
    52. Ath-Thuur MP3 | SWF Player49Makiyah
    53. An-Najm MP3 | SWF Player62Makiyah
    54. Al-Qamar MP3 | SWF Player55Makiyah
    55. Ar-Rahmaan MP3 | SWF Player78Madinah
    56. Al-Waaqi'ah MP3 | SWF Player96Makiyah
    57. Al-Hadiid MP3 | SWF Player29Madinah
    58. Al-Mujaadilah MP3 | SWF Player22Madinah
    59. Al-Hasyr MP3 | SWF Player24Madinah
    60. Al-Mumtahanah MP3 | SWF Player13Madinah
    61. Ash-Shaff MP3 | SWF Player14Madinah
    62. Al-Jumuah MP3 | SWF Player11Madinah
    63. Al-Munaafiqun MP3 | SWF Player11Madinah
    64. At-Taghaabun MP3 | SWF Player18Madinah
    65. Ath-Thalaaq MP3 | SWF Player12Madinah
    66. At-Tahriim MP3 | SWF Player12Madinah
    67. Al-Mulk MP3 | SWF Player30Makiyah
    68. Al-Qalam MP3 | SWF Player52Makiyah
    69. Al-Haaqqah MP3 | SWF Player52Makiyah
    70. Al-Ma'aarij MP3 | SWF Player44Makiyah
    71. Nuh MP3 | SWF Player28Makiyah
    72. Al-Jin MP3 | SWF Player28Makiyah
    73. Al-Muzzammil MP3 | SWF Player20Makiyah
    74. Al-Muddatstsir MP3 | SWF Player56Makiyah
    75. Al-Qiyaamah MP3 | SWF Player40Makiyah
    76. Al-Insaan MP3 | SWF Player31Madinah
    77. Al-Mursalaat MP3 | SWF Player50Makiyah
    78. An-Naba' MP3 | SWF Player40Makiyah
    79. An-Naazi'aat MP3 | SWF Player46Makiyah
    80. 'Abasa MP3 | SWF Player42Makiyah
    81. At-Takwiir MP3 | SWF Player29Makiyah
    82. Al-Infithaar MP3 | SWF Player19Makiyah
    83. Al-Muthaffif MP3 | SWF Player36Makiyah
    84. Al-Insyiqaaq MP3 | SWF Player25Makiyah
    85. Al-Buruuj MP3 | SWF Player22Makiyah
    86. Ath-Thaariq MP3 | SWF Player17Makiyah
    87. Al-A'laa MP3 | SWF Player19Makiyah
    88. Al-Ghaasyiyah MP3 | SWF Player26Makiyah
    89. Al-Fajr MP3 | SWF Player30Makiyah
    90. Al-Balad MP3 | SWF Player20Makiyah
    91. Asy-Syams MP3 | SWF Player15Makiyah
    92. Al-Lail MP3 | SWF Player21Makiyah
    93. Adh-Dhuhaa MP3 | SWF Player11Makiyah
    94. Alam Nasyrah MP3 | SWF Player8Makiyah
    95. At-Tiin MP3 | SWF Player8Makiyah
    96. Al-'Alaq MP3 | SWF Player19Makiyah
    97. Al-Qadr MP3 | SWF Player5Makiyah
    98. Al-Bayyinah MP3 | SWF Player8Madinah
    99. Az-Zalzalah MP3 | SWF Player8Madinah
    100. Al-'Aadiyaat MP3 | SWF Player11Makiyah
    101. Al-Qaari'ah MP3 | SWF Player11Makiyah
    102. At-Takaatsur MP3 | SWF Player8Makiyah
    103. Al-'Ashr MP3 | SWF Player3Makiyah
    104. Al-Humazah MP3 | SWF Player9Makiyah
    105. Al-Fiil MP3 | SWF Player5Makiyah
    106. Quraisy MP3 | SWF Player4Makiyah
    107. Al-Maa'uun MP3 | SWF Player7Makiyah
    108. Al-Kautsar MP3 | SWF Player3Makiyah
    109. Al-Kaafiruun MP3 | SWF Player6Makiyah
    110. An-Nashr MP3 | SWF Player3Madinah
    111. Al-Lahab MP3 | SWF Player5Makiyah
    112. Al-Ikhlash MP3 | SWF Player4Makiyah
    113. Al-Falaq MP3 | SWF Player5Makiyah
    114. An-Naas MP3 | SWF Player6Makiyah
    Jumlah Surah:114 Jumlah Ayat:6236

    Wanita Penghuni Neraka

    Saudariku Muslimah ... . Suatu hal yang pasti bahwa surga dan neraka adalah dua makhluk yang Allah subhanahu wa taala ciptakan. Surga diciptakan-Nya sebagai tempat tinggal yang abadi bagi kaum Mukminin dan neraka sebagai tem
    Senin, 22/04/2013 08:56 WIB
    Wanita Penghuni Neraka
    Saudariku Muslimah ... .

    Suatu hal yang pasti bahwa surga dan neraka adalah dua makhluk yang Allah subhanahu wa taala ciptakan. Surga diciptakan-Nya sebagai tempat tinggal yang abadi bagi kaum Mukminin dan neraka sebagai tempat tinggal bagi kaum musyrikin dan pelaku dosa yang Allah subhanahu wa taala telah melarang darinya. Setiap Muslimin yang mengerti keadaan Surga dan neraka tentunya sangat berharap untuk dapat menjadi penghuni Surga dan terhindar jauh dari neraka, inilah fitrah.

    Saudariku ..... Sebelum kita mengenal wanita-wanita penghuni neraka alangkah baiknya jika kita menoleh kepada peringatan-peringatan Allah subhanahu wa taala di dalam Al Quran tentang neraka dan adzab yang tersedia di dalamnya dan perintah untuk menjaga diri daripadanya.

    Allah subhanahu wa taala berfirman :
    "Hai orang-orang yang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (At Tahrim : 6)

    Imam Ath Thabari rahimahullah menyatakan di dalam tafsirnya : "Ajarkanlah kepada keluargamu amalan ketaatan yang dapat menjaga diri mereka dari neraka."

    Ibnu Abbas radliyallahu anhu juga mengomentari ayat ini : "Beramallah kalian dengan ketaatan kepada Allah, takutlah kalian untuk bermaksiat kepada-Nya dan perintahkan keluarga kalian untuk berdzikir, niscaya Allah menyelamatkan kalian dari neraka."

    Dan masih banyak tafsir para shahabat dan ulama lainnya yang menganjurkan kita untuk menjaga diri dan keluarga dari neraka dengan mengerjakan amalan shalih dan menjauhi maksiat kepada Allah subhanahu wa taala.

    Di dalam surat lainnya Allah subhanahu wa taala berfirman :
    "Peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu yang disediakan bagi orang-orang kafir." (Al Baqarah : 24)

    Begitu pula dengan ayat-ayat lainnya yang juga menjelaskan keadaan neraka dan perintah untuk menjaga diri daripadanya.

    Kedahsyatan dan kengerian neraka juga dinyatakan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam di dalam hadits yang shahih dari Abu Hurairah radliyallahu anhu bahwasanya beliau bersabda :
    "Api kalian yang dinyalakan oleh anak cucu Adam ini hanyalah satu bagian dari 70 bagian neraka Jahanam." ( Shahihul Jami)

    Jikalau api dunia saja dapat menghanguskan tubuh kita, bagaimana dengan api neraka yang panasnya 69 kali lipat dibanding panas api dunia? Semoga Allah subhanahu wa taala menyelamatkan kita dari neraka. Amin.

    Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :
    "Aku melihat ke dalam Surga maka aku melihat kebanyakan penduduknya adalah fuqara (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penduduknya adalah wanita." (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas dan Imran serta selain keduanya)

    Hadits ini menjelaskan kepada kita apa yang disaksikan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tentang penduduk Surga yang mayoritasnya adalah fuqara (para fakir miskin) dan neraka yang mayoritas penduduknya adalah wanita. Tetapi hadits ini tidak menjelaskan sebab-sebab yang mengantarkan mereka ke dalam neraka dan menjadi mayoritas penduduknya, namun disebutkan dalam hadits lainnya.

    Di dalam kisah gerhana matahari yang Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan para shahabatnya melakukan shalat gerhana padanya dengan shalat yang panjang , beliau shallallahu alaihi wa sallam melihat Surga dan neraka. Ketika beliau melihat neraka beliau bersabda kepada para shahabatnya radliyallahu anhum :
    " ... dan aku melihat neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penduduknya adalah kaum wanita. Shahabat pun bertanya : "Mengapa (demikian) wahai Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam?" Beliau shallallahu alaihi wa sallam menjawab : "Karena kekufuran mereka." Kemudian ditanya lagi : "Apakah mereka kufur kepada Allah?" Beliau menjawab : "Mereka kufur terhadap suami-suami mereka, kufur terhadap kebaikan-kebaikannya. Kalaulah engkau berbuat baik kepada salah seorang di antara mereka selama waktu yang panjang kemudian dia melihat sesuatu pada dirimu (yang tidak dia sukai) niscaya dia akan berkata : ‘Aku tidak pernah melihat sedikitpun kebaikan pada dirimu. " (HR. Bukhari dari Ibnu Abbas radliyallahu anhuma )

    Dalam hadits lainnya, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menjelaskan tentang wanita penduduk neraka, beliau bersabda :
    " ... dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi hakikatnya mereka telanjang, melenggak-lenggokkan kepala mereka karena sombong dan berpaling dari ketaatan kepada Allah dan suaminya, kepala mereka seakan-akan seperti punuk onta. Mereka tidak masuk Surga dan tidak mendapatkan wanginya Surga padahal wanginya bisa didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian." (HR. Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah radliyallahu anhu )

    Dari Imran bin Husain dia berkata, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda : "Sesungguhnya penduduk surga yang paling sedikit adalah wanita." (HR. Muslim dan Ahmad)

    Imam Qurthubi rahimahullah mengomentari hadits di atas dengan pernyataannya : "Penyebab sedikitnya kaum wanita yang masuk Surga adalah hawa nafsu yang mendominasi pada diri mereka, kecondongan mereka kepada kesenangan-kesenangan dunia, dan berpaling dari akhirat karena kurangnya akal mereka dan mudahnya mereka untuk tertipu dengan kesenangan-kesenangan dunia yang menyebabkan mereka lemah untuk beramal. Kemudian mereka juga sebab yang paling kuat untuk memalingkan kaum pria dari akhirat dikarenakan adanya hawa nafsu dalam diri mereka, kebanyakan dari mereka memalingkan diri-diri mereka dan selain mereka dari akhirat, cepat tertipu jika diajak kepada penyelewengan terhadap agama dan sulit menerima jika diajak kepada akhirat."
    Saudariku Muslimah ... .

    Jika kita melihat keterangan dan hadits di atas dengan seksama, niscaya kita akan dapati beberapa sebab yang menjerumuskan kaum wanita ke dalam neraka bahkan menjadi mayoritas penduduknya dan yang menyebabkan mereka menjadi golongan minoritas dari penghuni Surga.

    Saudariku Muslimah ... . Hindarilah sebab-sebab ini semoga Allah subhanahu wa taala menyelamatkan kita dari neraka. Amin.

    Kufur Terhadap Suami dan Kebaikan-Kebaikannya

    Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menjelaskan hal ini pada sabda beliau di atas tadi. Kekufuran model ini terlalu banyak kita dapati di tengah keluarga kaum Muslimin, yakni seorang istri yagn mengingkari kebaikan-kebaikan suaminya selama sekian waktu yang panjang hanya dengan sikap suami yang tidak cocok dengan kehendak sang istri sebagaimana kata pepatah, panas setahun dihapus oleh hujan sehari. Padahal yang harus dilakukan oleh seorang istri ialah bersyukur terhadap apa yang diberikan suaminya, janganlah ia mengkufuri kebaikan-kebaikan sang suami karena Allah subhanahu wa taala tidak akan melihat istri model begini sebagaimana dijelaskan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam :
    "Allah tidak akan melihat kepada wanita yang tidak mensyukuri apa yang ada pada suaminya dan tidak merasa cukup dengannya." (HR. Nasai)

    Hadits di atas adalah peringatan keras bagi para wanita Mukminah yang menginginkan ridha Allah subhanahu wa taala dan Surga-Nya. Maka tidak sepantasnya bagi wanita yang mengharapkan akhirat untuk mengkufuri kebaikan-kebaikan suaminya dan nikmat-nikmat yang diberikannya atau meminta dan banyak mengadukan hal-hal sepele yang tidak pantas untuk dibesar-besarkan.

    Jika demikian keadaannya maka sungguh sangat cocok sekali jika wanita yang kufur terhadap suaminya serta kebaikan-kebaikannya dikatakan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sebagai mayoritas kaum yang masuk ke dalam neraka walaupun mereka tidak kekal di dalamnya.

    Cukup kiranya istri-istri Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan para shahabiyah sebagai suri tauladan bagi istri-istri kaum Mukminin dalam mensyukuri kebaikan-kebaikan yang diberikan suaminya kepadanya.

    Durhaka Terhadap Suami

    Kedurhakaan yang dilakukan seorang istri terhadap suaminya pada umumnya berupa tiga bentuk kedurhakaan yang sering kita jumpai pada kehidupan masyarakat kaum Muslimin. Tiga bentuk kedurhakaan itu adalah :

    Durhaka dengan ucapan.
    Durhaka dengan perbuatan.
    Durhaka dengan ucapan dan perbuatan.

    Bentuk pertama ialah seorang istri yang biasanya berucap dan bersikap baik kepada suaminya serta segera memenuhi panggilannya, tiba-tiba berubah sikap dengan berbicara kasar dan tidak segera memenuhi panggilan suaminya. Atau ia memenuhinya tetapi dengan wajah yang menunjukkan rasa tidak senang atau lambat mendatangi suaminya. Kedurhakaan seperti ini sering dilakukan seorang istri ketika ia lupa atau memang sengaja melupakan ancaman-ancaman Allah terhadap sikap ini.

    Termasuk bentuk kedurhakaan ini ialah apabila seorang istri membicarakan perbuatan suami yang tidak ia sukai kepada teman-teman atau keluarganya tanpa sebab yang diperbolehkan syari. Atau ia menuduh suaminya dengan tuduhan-tuduhan dengan maksud untuk menjelekkannya dan merusak kehormatannya sehingga nama suaminya jelek di mata orang lain. Bentuk serupa adalah apabila seorang istri meminta di thalaq atau di khulu (dicerai) tanpa sebab syari. Atau ia mengaku-aku telah dianiaya atau didhalimi suaminya atau yang semisal dengan itu.

    Permintaan cerai biasanya diawali dengan pertengkaran antara suami dan istri karena ketidakpuasan sang istri terhadap kebaikan dan usaha sang suami. Atau yang lebih menyedihkan lagi bila hal itu dilakukannya karena suaminya berusaha mengamalkan syariat-syariat Allah subhanahu wa taala dan sunnah-sunnah Rasul-Nya shallallahu alaihi wa sallam. Sungguh jelek apa yang dilakukan istri seperti ini terhadap suaminya. Ingatlah sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam :
    "Wanita mana saja yang meminta cerai pada suaminya tanpa sebab (yang syari, pent.) maka haram baginya wangi Surga." (HR. Abu Daud dan At Tirmidzi )

    Bentuk kedurhakaan kedua yang dilakukan para istri terjadi dalam hal perbuatan yaitu ketika seorang istri tidak mau melayani kebutuhan seksual suaminya atau bermuka masam ketika melayaninya atau menghindari suami ketika hendak disentuh dan dicium atau menutup pintu ketika suami hendak mendatanginya dan yang semisal dengan itu.

    Termasuk dari bentuk ini ialah apabila seorang istri keluar rumah tanpa izin suaminya walaupun hanya untuk mengunjungi kedua orang tuanya. Yang demikian seakan-akan seorang istri lari dari rumah suaminya tanpa sebab syari. Demikian pula jika sang istri enggan untuk bersafar (melakukan perjalanan) bersama suaminya, mengkhianati suami dan hartanya, membuka dan menampakkan apa yang seharusnya ditutupi dari anggota tubuhnya, berjalan di tempat umum dan pasar-pasar tanpa mahram, bersenda gurau atau berbicara lemah-lembut penuh mesra kepada lelaki yang bukan mahramnya dan yang semisal dengan itu.

    Bentuk lain adalah apabila seorang istri tidak mau berdandan atau mempercantik diri untuk suaminya padahal suaminya menginginkan hal itu, melakukan puasa sunnah tanpa izin suaminya, meninggalkan hak-hak Allah seperti shalat, mandi janabat, atau puasa Ramadlan.

    Maka setiap istri yang melakukan perbuatan-perbuatan seperti tersebut adalah istri yang durhaka terhadap suami dan bermaksiat kepada Allah subhanahu wa taala.

    Jika kedua bentuk kedurhakaan ini dilakukan sekaligus oleh seorang istri maka ia dikatakan sebagai istri yang durhaka dengan ucapan dan perbuatannya.

    Sungguh merugi wanita yang melakukan kedurhakaan ini. Mereka lebih memilih jalan ke neraka daripada jalan ke Surga karena memang biasanya wanita yang melakukan kedurhakaan-kedurhakaan ini tergoda oleh angan-angan dan kesenangan dunia yang menipu.

    Ketahuilah wahai saudariku Muslimah ........ jalan menuju Surga tidaklah dihiasi dengan bunga-bunga nan indah, melainkan dipenuhi dengan rintangan-rintangan yang berat untuk dilalui oleh manusia kecuali orang-orang yang diberi ketegaran iman oleh Allah. Tetapi ingatlah di ujung jalan ini ada Surga yang Allah sediakan untuk hamba-hamba-Nya yang sabar menempuhnya.

    Ketahuilah pula bahwa jalan menuju neraka memang indah, penuh dengan syahwat dan kesenangan dunia yang setiap manusia tertarik untuk menjalaninya. Tetapi ingat dan sadarlah bahwa neraka menanti orang-orang yang menjalani jalan ini dan tidak mau berpaling darinya semasa ia hidup di dunia.

    Hanya wanita yang bijaksanalah yang mau bertaubat kepada Allah dan meminta maaf kepada suaminya dari kedurhakaan-kedurhakaan yang pernah ia lakukan. Ia akan kembali berusaha mencintai suaminya dan sabar dalam mentaati perintahnya. Ia mengerti nasib di akherat dan bukan kesengsaraan didunia ia takuti dan tangisi.

    Tabarruj

    Yang dimaksud dengan tabarruj ialah seorang wanita yang menampakkan perhiasannya dan keindahan tubuhnya serta apa-apa yang seharusnya wajib untuk ditutupi dari hal-hal yang dapat menarik syahwat lelaki
    Hal ini kita dapati pada sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tentang wanita-wanita yang berpakaian tapi hakikatnya telanjang dikarenakan minimnya pakaian mereka dan tipisnya bahan kain yang dipakainya. Yang demikian ini sesuai dengan komentar Ibnul ‘Abdil Barr rahimahullah ketika menjelaskan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tersebut. Ibnul ‘Abdil Barr menyatakan : "Wanita-wanita yang dimaksudkan Nabi shallallahu alaihi wa sallam adalah yang memakai pakaian yang tipis yang membentuk tubuhnya dan tidak menutupinya, maka mereka adalah wanita-wanita yang berpakaian pada dhahirnya dan telanjang pada hakikatnya ... ."

    Mereka adalah wanita-wanita yang hobi menampakkan perhiasan mereka, padahal Allah subhanahu wa taala telah melarang hal ini dalam firman-Nya :
    "Dan janganlah mereka menampakkan perhiasan-perhiasan mereka." (An Nur : 31)

    Imam Adz Dzahabi rahimahullah menyatakan : "Termasuk dari perbuatan-perbuatan yang menyebabkan mereka dilaknat ialah menampakkan hiasan emas dan permata yang ada di dalam niqab (tutup muka/kerudung) mereka, memakai minyak wangi dengan misik dan yang semisalnya jika mereka keluar rumah ... ."

    Dengan perbuatan seperti ini berarti mereka secara tidak langsung menyeret kaum pria ke dalam neraka, karena pada diri kaum wanita terdapat daya tarik syahwat yang sangat kuat yang dapat menggoyahkan keimanan yang kokoh sekalipun. Terlebih bagi iman yang lemah yang tidak dibentengi dengan ilmu Al Quran dan As Sunnah. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam sendiri menyatakan di dalam hadits yang shahih bahwa fitnah yang paling besar yang paling ditakutkan atas kaum pria adalah fitnahnya wanita.

    Sejarah sudah berbicara bahwa betapa banyak tokoh-tokoh legendaris dunia yang tidak beriman kepada Allah subhanahu wa taala hancur karirnya hanya disebabkan bujuk rayu wanita. Dan berapa banyak persaudaraan di antara kaum Mukminin terputus hanya dikarenakan wanita. Berapa banyak seorang anak tega dan menelantarkan ibunya demi mencari cinta seorang wanita, dan masih banyak lagi kasus lainnya yang dapat membuktikan bahwa wanita model mereka ini memang pantas untuk tidak mendapatkan wanginya Surga.

    Hanya dengan ucapan dan rayuan seorang wanita mampu menjerumuskan kaum pria ke dalam lembah dosa dan hina terlebih lagi jika mereka bersolek dan menampakkan di hadapan kaum pria. Tidak mengherankan lagi jika di sana-sini terjadi pelecehan terhadap kaum wanita , karena yang demikian adalah hasil perbuatan mereka sendiri.

    Wahai saudariku Muslimah ... . Hindarilah tabarruj dan berhiaslah dengan pakaian yang Islamy yang menyelamatkan kalian dari dosa di dunia ini dan adzab di akhirat kelak.

    Allah subhanahu wa taala berfirman :
    "Dan tinggallah kalian di rumah-rumah kalian dan janganlah kalian bertabarruj dengan tabarrujnya orang-orang jahiliyyah pertama dahulu." (Al Ahzab : 33)

    Masih banyak sebab-sebab lainnya yang mengantarkan wanita menjadi mayoritas penduduk neraka. Tetapi saya hanya mencukupkan tiga sebab ini saja karena memang tiga model inilah yang sering kita dapati di dalam kehidupan masyarakat negeri kita ini.

    Saudariku Muslimah ... .

    Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah menuntunkan satu amalan yang dapat menyelamatkan kaum wanita dari adzab neraka. Ketika beliau selesai khutbah hari raya yang berisikan perintah untuk bertakwa kepada Allah subhanahu wa taala dan anjuran untuk mentaati-Nya. Beliau pun bangkit mendatangi kaum wanita, beliau menasehati mereka dan mengingatkan mereka tentang akhirat kemudian beliau bersabda :
    "Bershadaqahlah kalian! Karena kebanyakan kalian adalah kayu bakarnya Jahanam!" Maka berdirilah seorang wanita yang duduk di antara wanita-wanita lainnya yang berubah kehitaman kedua pipinya, iapun bertanya : "Mengapa demikian, wahai Rasulullah?" Beliau menjawab : "Karena kalian banyak mengeluh dan kalian kufur terhadap suami!" (HR. Bukhari)

    Bershadaqahlah! Karena shadaqah adalah satu jalan untuk menyelamatkan kalian dari adzab neraka. Semoga Allah subhanahu wa taala menyelamatkan kita dari adzabnya. Amin.

    Maraji :
    - Al-insyirah fi adabin nikah
    - Jilbab al mar atul muslimah
    - At - tadzkirah

    Analis Injil kuno berusia 1.500 tahun : Yesus tidak pernah disalibkan

    (Arrahmah.com) - Berdasarkan laporan dari analis 'Injil kontroversial' - Al-Kitab kuno berusia 1.500 tahun bertinta emas yang ditemukan di Turki - menyatakan bahwa Yesus (Nabi Isa 'alaihi salam) adalah fana, tidak pernah disalibkan, hal tersebut dianggap menantang prinsip-prinsip inti agama Kristen.

    Beberapa analis mengklaim bahwa itu adalah Injil Barnabas, yang diyakini sebagai tambahan pada Injil Markus, Mattius, Lukas dan John, yang telah membuat perhatian besar masyarakat dunia pada awal tahun ini karena menyatakan bahwa Yesus telah menubuatkan kedatangan Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam.

    Pada bulan Februari 2012, Vatikan secara resmi meminta izin untuk melihat Kitab yang berbahasa Aram tersebut, yang teksnya bertinta emas yang dituliskan pada kulit hewan dan bersampul kulit hewan, yang ditemukan oleh Turki selama operasi polisi anti-penyelundupan pada tahun 2000.

    Pekan ini, terjemahan Injil tersebut yang dikutip dari dokumentasi media - aslinya ditulis dalam bahasa Syiriac, dengan dialek Aram dilaporkan menyatakan bahwa Yesus mengatakan: "Aku mengakui di hadapan Surga, dan diseru untuk menyaksikan segala sesuatu yang tinggal di bumi, bahwa aku seorang yang asing bagi semua, bahwa manusia telah berkata tentang aku, bahwa aku lebih dari sekedar manusia."

    "Karena aku seorang manusia, yang lahir dari seorang wanita, tunduk pada penghakiman Allah; yang hidup disini seperti manusia lainnya, tunduk pada penderitaan-penderitaan biasa," dikutip the Y-Jesus, majalah online yang berbasis di AS.

    Ayat dalam injil tersebut menyangkal bahwa Yesus ada Tuhan dan konsep Trinitas, dimana doktrin Kristen mendefinisikan bahwa Allah sebagai tiga Tuhan: Bapak, Anak (Yesus Kristus), dan Rohul Kudus.

    Selain itu, Injil tersebut juga menyatakan "keberadaan Yudas Iskariot sebagai orang yang mati disalib bukan Yesus, sedangkan dalam Perjanjian Baru, Yudas menkhianati Yesus," lapor Y-Jesus.

    Pernyataan-pernyataan itu membantah ajaran Kristen, yang selama ini dibangun dengan doktrin kematian Yesus sebagai penebus dosa manusia dan kebangkitannya sebagai harapan kehidupan abadi.

    Pernyataan itu mendukung ajaran Islam, bahwa Yesus (Isa Al-Masih) adalah seorang manusia yang menjadi Nabi dan Rasul Allah, bukan Tuhan, kemudian diangkat ke langit oleh Allah, bukan mati disalib.

    Sebagaimana Allah berfirman di dalam Al-Qur'an: "Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun." (5: 75)

    "dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." (4: 157-158)

    The Y-Jesus mengatakan "Sejalan dengan keyakinan Islam, Injil itu memperlakukan Yesus sebaga manusia dan bukan Tuhan. Menolak pemikiran Tritunggal Kudus dan Penyaliban, dan mengungkapkan bahwa Yesus memprediksi kedatangan Nabi Muhammad."

    Dalam salah satu ayat dari Injil tersebut, Yesus berkata kepada seorang pendeta: “Bagaimana Mesiah disebut? Muhamamad adalah nama yang diberkati”.

    "Pada (ayat) lainnya, Yesus membantah menjadi Al-Masih, mengklaim bahwa dia akan menjadi Ismailiyah, istilah yang digunakan untuk orang Arab," tambah laporan Y-Jesus.

    Injil kuno berbahasa Aram tersebut menimbulkan banyak kontroversi tentang keaslian keseluruhan isi Injil. Belum ada yang dapat memastikan keaslian keseluruhan dari isi Injil tersebut, apakah seluruhnya memuat apa yang diajarkan Nabi Isa 'alaihi salam, atau telah ada perubahan padanya. Namun beberapa pernyataan dari Injil itu yang diungkapkan, telah membantah prinsip-prinsip dasar Kristiani.

    Sementara pendeta protestan İhsan Özbek membantah bahwa Injil itu ditulis oleh St. Barnabas. "Salinan di Ankara mungkin telah ditulis oleh salah satu pengikut St Barnabas," katanya kepada koran Turki Today Zaman sebelumnya pada tahun 2012. Wallahu a'lam bish shawab. (siraaj/arrahmah.com)

    Bom Syahid Seorang Mujahid

    Rekayasa Illuminati Pada Tahun 2013

    Jejak Freemason dan Illumintai Di Indonesia

    Mickey Minnie Dipakai untuk Menghina Islam





    Hidayatullah.com--Jutawan sekaligus politisi Mesir, Naguib Sawiris, dihujani kecaman setelah menampilkan gambar tokoh Mickey Mouse dan Minnie Mouse dalam balutan busana Muslim.

    Sebagaimana dilansir Alarabiya dari AFP (28/6), Sawiris, seorang penganut Kristen, memasukkan gambar karakter Disney, Mickey dan Minnie Mouse, di akun Twitternya. Mickey Mouse digambar mengenakan pakaian khas Arab lengkap dengan jenggot lebatnya. Di sampinya ada Minnie Mouse yang mengenakan cadar.

    Gambar itu sudah beredar di dunia maya selama beberapa pekan lewat email dengan tulisan yang berbunyi: "Ini adalah Mesir masa depan", yang menyindir kebangkitan kelompok-kelompok Islam pasca tergulingnya kekuasaan Husni Mubarak oleh gelombang aksi rakyat.

    Sejumlah pengacara melaporkan pengusaha telekomunikasi itu ke kejaksaan dengan tuduhan menghina Islam. Mereka juga menyeru pemboikotan atas operator telepon Mobinil milik Sawiris lewat situs jejaring sosial Facebook dan Twitter.

    Para pengecam Sawiris menilai perbuatannya diluar batas. Sebagian menilai perbuatan pemiilik Orascom Telecom Holding itu tidak dapat dimaafkan.

    "Ada batas yang jelas antara mengekspresikan opini Anda atau kebebasan berbicara dengan bicara secara tidak sopan," tulis seorang wanita di Twitter.

    Mendapat kecaman bertubi-tubi, pendiri partai politik beraliran liberal Al Masriyin Al Ahrar (Free Egyptians Party) itu hanya bisa mengucap maaf.

    "Saya meminta maaf kepada siapapun yang menanggap ini bukan sebagai lelucon. Saya pikir itu adalah gambar yang lucu, tidak bermaksud menghina! Assef !! (Maaf)," tulis Sawiris lewat akunnya di Twitter.*

    Keterangan foto: Naguib Sawiris.

    Sumber : arb
    Red: Dija

    Ebiet G Ade



    Download video clip Ebiet G Ade Titip Rindu Buat Ayah

    Pelajar Terlaknat Telah Mengolok-olok Sholat

    Dunia Akhir Zaman


    Dunia Akhir Zaman 2/2

    Petanda Akhir Zaman dan Kedatangan Imam Mahdi

    BERITA VIDEO




    Kenangan Untuk Seseorang Yang Aku Cintai

    Pesan Tersembunyi Dibalik Film "Beauty and The Beast"

    Opick Video Clip

    SUBHANALLAH PENDETA MASUK ISLAM

    Hosni Mubarak membenci Qur'an dan mengutuk Islam

    Hanin Mazaya

    KAIRO (Arrahmah.com) - Media Mesir mengungkapkan lebih banyak rincian kehidupan mantan diktator Mesir, Hosni Mubarak. Harian Sawt al Umma mewawancarai mantan supir Mubarak, yang mengungkapkan beberapa rahasia keluarga Mubarak.

    Mantan supir Mubarak, Eid Khadr, mengungkapkan beberapa rahasia keluarga Mubarak. Ia mengatakan bahwa Mubarak selalu mengutuk Islam dan ia sangat kesal ketika mendengarkan pembacaan ayat suci Al Qur’an.

    Anak tertuanya, Alaa, cukup baik dan rendah hati, tidak seperti saudaranya, Gamal.

    Eid memperlihatkan untuk pertama kalinya Mubarak berada di istana Al-Aruba. Saat itu dengan sangat lantang Mubarak mengutuk Islam, menurutnya, ketika ia mendengar ocehan Mubarak, ia mulai membenci diktator Mesir ini dan yakin bahwa Mubarak memiliki masalah mental.

    Eid mengatakan mengenai kasus lain, ketika semua orang pergi ke bandara untuk kepergian Suzanne Mubarak. Ia menyalakan radio dan memilih siaran radio yang mengudarakan pembacaan ayat-ayat Al Qur’an (murotal-red), namun Mubarak berteriak kepada supirnya. Ia sangat marah saat Eid mendengarkan Al Qur’an. Hosni Mubarak mengatakan bahwa Al Qur’an seharusnya hanya diperdengarkan saat pemakaman.

    “Sedangkan untuk dua putra presiden, mereka berbeda satu sama lain. Alaa, tentu saja jauh lebih baik dan dia suka terlibat dalam acara amal. Ia sangat baik dan selalu menyapa kami. Tapi Gamal Mubarak, semoga Allah menyelamatkan kita darinya, adalah seorang mata-mata Inggris, ketika kami mengucapkan salam, ia tidak pernah menjawabnya,” ujar Khadr. (haninmazaya/arrahmah.com)

    George Bush dan SBY adalah "The New World Order"



    YESUS (AS) AKAN KEMBALI (Harun Yahya Bahasa Indonesia)

    DENSUS 88 BIADAB LAKNATULLAH....

    Tentara Bashar Assaad Memukuli Penyandang Cacat

    Jihad dan Teroris Menurut Islam

    Jihad dan Teror Menurut Islam-1

     

    TPFR Bima Bertekad Ungkap Kejanggalan Penindakan Kasus Terorisme

    BIMA (voa-islam.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bima bersama ormas-ormas Islam, pers dan Mahasiswa seperti Muhammadiyah, HMI, PWI, JAT dan lain-lain mendeklarasikan Tim Pencari Fakta dan Rehabilitasi (TPFR) Bima.

    TPFR rencananya akan bekerja mengungkap kejanggalan kasus-kasus yang melibatkan kekerasan oknum aparat yang dipetieskan seperti kasus Pelabuhan Sape-Lambu, Demosntrasi Parado, Kasus Ngali dan kasus-kasus yang terkait klaim terorisme. Berikut ini rilis deklarasi TPFR yang diterima redaksi voa-islam.com.

    Hari ini, Rabu (09/01/2013) Bertempat di Kantor MUI Kabupaten Bima dengan Pimpinan Rapat KH. Drs. Abdurrahim Haris, MA (Ketua MUI) telah kami ikrarkan Tim Pencari Fakta & Rehabilitasi (TPFR) Bima yang lahir dari 12 Organisasi :

    1.MUI Kab.Bima

    2.DPD Muhammadiyah

    3.DPC HMI Kab.Bima

    4.PWI Cab. Bima

    5.LBH Amanah

    6.JAT Wil. Nusra

    7.BEM Mahasiswa

    8.LDPU An-Naba'

    9.Pers Mahasiswa

    10.Lembaga Dakwah Kampus

    11.FORLIS

    12.Akademisi Bima

    Dilatarbelakangi hal-hal berikut :

    Pertama, perbedaan yang nyata antara stigma nasional dan Internasional dengan kenyataan di Bima. Kondisi terkini adalah penetapan status Siaga 1 Pulau Sumbawa oleh Polda yang pada kenyataannya masyarakat Bima tidak merasakan sama sekali ketegangan sebagai dampak "klaim terorisme" oleh Polda.

    Kedua, banyaknya kasus-kasus yang melibatkan kekerasan oknum aparat yang dipetieskan seperti kasus Pelabuhan Sape-Lambu, Demosntrasi Parado, Kasus Ngali dan kasus-kasus yang terkait klaim terorisme.

    Ketiga, adanya kejanggalan-kejanggalan dalam penindakan-penindakan klaim kasus terorisme di wilayah Bima. Termasuk kasus mutakhir: ustadz Bahtiar yang ditembak mati dengan alasan pelarian dari Poso, padahal pada kenyataannya tidak pernah meninggalkan bima.

    Keempat, melakukan balancing berita atas berita-berita sepihak kepolisian selama ini yang dipandang sangat memperburuk citra Bima yang ramah dan agamais.

    Kelima, perlunya aksi-aksi lapangan yang bersifat investigasi dan nyata demi menyuguhkan fakta pada masyarakat Bima dan dunia pada umumnya.

    Keenam, sangat tertutupnya pihak kepolisian terhadap berbgai elemen termasuk pers atas hampir semua kejadian di Bima.

    Karena itu TPFR Bima diharapkan mampu :

    1. Menampilkan fakta lapangan versi masyarakat Bima
    2. Menjadi balancing berita atas kasus-kasus faktual di bima
    3. Menjadi Informasi Centre berbagai kasus yang terjadi yang berefek terhadap citra Bima
    4. Menjadi corong masyarakat pada madia massa, pemerintah daerah, kepolisian/Kapolri, DPR RI, Presiden dan Komnas HAM

    Demikian deklarasi pendirian TPFR Bima ini kami sampaikan

    TTD

    Hadi Santoso, ST, MM Rismunandar

    (Ketua) (Sekretaris)

    Ulama Syi'ah kembali ke Sunni

    Mantan petinggi BAIS: "Bongkar saja pertemuan petinggi BNPT di Markas Kopassus Kartosuro!"

    JAKARTA (Arrahmah.com) - Sebelum terjadinya "teror" Solo, telah terjadi pertemuan secara tertutup di markas Kopassus Kartosuro antara Direktur Penindakan BNPT, Brigjen (Pol) Petrus R Golose dengan jajaran Dandim, Komandan Kopassus Grup 2, Kapolres se-Solo Raya dan dan perwakilan dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

    "Saya baca di media, tiga bulan sekitar bulan Juni sebelum ada 'teror' Solo, ada pertemuan petinggi BNPT dengan pejabat militer dan polisi seluruh Jawa Tengah di markas Kopassus Kartosuro yang katanya membahas penanggulangan antiteror. Apa gunanya pertemuan itu kok tiba-tiba ada 'teror'," kata mantan Komandan Satgas Intel Badan Intelijen Strategis (BAIS) Laksamana Pertama TNI Purn Mulyo Wibisono kepada itoday, Sabtu (8/9/2012).

    Untuk diketahui, pertemuan di markas Kopassus Kartosuro yang dimaksud Mulyo terjadi pada Kamis, 21 Juni 2012.

    Menurut Mulyo, pertemuan itu seharusnya sudah mengetahui jaringan "teroris", termasuk yang terbaru dan dapat mengantisipasi adanya "teror", terlebih lagi di Solo.

    "Pertemuan BNPT di Kartosuro masih wilayah Solo yang katanya sumber "teroris", masih juga kecolongan. Saya minta pertemuan itu dibongkar saja, apa sih isinya, biar masyarakat tahu dan tidak curiga sepak terjang BNPT dan Densus," ungkap Mulyo.

    Mulyo mencurigai kemunculan "teroris" Solo kemungkinan rekayasa pihak BNPT untuk mendapatkan kucuran dana. "Kemunculan 'teroris' itu menguntungkan polisi dan BNPT. Mereka mendapatkan keuntungan dari proyek 'teroris'," jelasnya.

    Ia juga mengatakan, dalam menjalankan "proyek terorisme" itu, pihak BNPT bisa juga melakukan operasi intelijen dengan menyusup kepada orang-orang yang ingin melakukan "teror".

    "Memunculkan 'teror' itu biasa dalam operasi intelijen agar orang-orang yang diduga 'teroris' itu muncul. Dan dengan munculnya 'teroris' akan memberikan keuntungan bagi polisi dan BNPT," pungkasnya.

    Keterangan foto: Direktur Penindakan BNPT Brigjen (Pol) Petrus Reinhard Golose sesaat usai pertemuan di markas Kopassus Kartosuro (21/6/2012)

    (salam-online/arrahmah.com)

    OPINI : Catatan Relawan HASI dari Bumi Syam: ‘Jangan Bedakan Suriah dengan Palestina’


    HASI 4-suriah-palestina jangan bedakan-jpeg.imageSURIAH (SALAM-ONLINE): Isu kezaliman terhadap Muslim Suriah sampai saat ini seolah kurang laku. Perhatian Muslim di Nusantara lebih tertarik pada isu lain yang lebih populer dan dikenal, yaitu Palestina.

    Padahal Palestina dan Suriah sama-sama bagian dari bumi Syam yang diberkahi. Syam baru dipecah-belah menjadi Suriah, Palestina, Yordan dan Libanon setelah khilafah Islamiyah diruntuhkan Yahudi dan Barat.

    Persekutuan Barat kemudian menyerahkan negeri-negeri kecil baru itu kepada para boneka lokalnya. Suriah diserahkan pada minoritas Nushairi Alawi. Sementara Palestina diserahkan pada Yahudi Zionis yang didatangkan dari berbagai negeri, menambah jumlah Yahudi lokal yang tadinya minoritas.

    Lalu, karena dipecah belah oleh Perjanjian Sykes-Picott, apakah wala (loyaitas) dan kepedulian kita juga ikut terbelah? Ingatlah teladan Dr. Abdullah Azzam, ulama mujahid kelahiran Palestina yang berjihad di Afghan dan syahid terbunuh di Pakistan.

    Bumi Islam itu satu. Demikian pula Bumi Syam. Semuanya milik umat Islam yang bertauhid, bersujud dan tunduk hanya kepada Allah bukan kepada Amerika atau yang lainnya. Milik umat Rasululllah yang setia pada manhaj beliau, bukan milik mereka yang melecehkan para sahabat dan istri beliau.

    Tahukah Anda? Syekh Izzuddin al Qassam, yang syahid dalam jihad di Palestina dan kini menjadi nama Brigade Hamas, adalah ulama kelahiran Jablah, sebuah kota di Provinsi Latakia, Suriah.

    Jablah kini masih dikuasai rezim Asad. Di sana terdapat pangkalan udara yang heli-helinya rajin menyerang kota-kota di sekitarnya dengan roket dan bom birmil.

    Tahukah Anda? Shalahuddin al Ayyubi–pahlawan Islam dalam perang salib–memiliki benteng besar di Haffa, masih di Suriah juga. Kini benteng kokoh yang indah itu mulai rusak dimakan zaman dan sabotase rezim Nushairi Bashar Asad.

    Jadi, Suriah adalah bagian tak terpisahkan dari Syam dan Palestina. Keduanya sama-sama dizalimi. Yang satu dijajah Zionis, yang satunya dihancurkan kota-kota dan dibantai penduduknya oleh rezim Nushairi yang sesat.

    HASI 4-suriah-palestina-jangan bedakan-jpeg.imageMaka, Anda–Muslim yang peduli dan cinta Palestina–seharusnya juga peduli dan cinta pada Suriah. Dan saat ini, mereka betul-betul menderita. Muslim di Suriah digempur setiap hari di tengah musim dingin yang menggigit tulang.

    Ingatlah pesan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, “Tidak beriman seseorang di antara kalian hingga ia mencintai saudaranya seperti dia mencintai dirinya sendiri,” (HR Bukhari dalam kitab Arba’in Nawawiyah).

    Jika Anda menyukai keamanan bagi diri dan keluarga, seharusnya Anda menyukai dan mengusahakan keamanan bagi Muslim Suriah yang tengah dibantai. (AZ)